Kamis , 7 Mei 2026
Oplus_131072

Tiang Listrik di Kuala Kampar Condong, Warga Cemas Keselamatan Terancam

KUALAKAMPAR-(pekanbarupos.co)-Belasan tiang listrik di sejumlah titik di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, terlihat condong bahkan sebagian rebah ke tanah. Kondisi ini menimbulkan keresahan mendalam bagi masyarakat yang setiap hari beraktivitas di sekitar tiang dan kabel listrik tersebut.

Pantauan warga, tiang yang miring tersebar di beberapa desa, mulai dari Teluk Air, Sungai Kelawar, Parit Melur, hingga Melati. Tidak hanya tiang yang condong, tali penegak (temberang) yang seharusnya menopang tiang banyak yang sudah putus.

Akibatnya, sejumlah kabel menjuntai rendah, bahkan ada yang hampir menyentuh atap rumah dan tanah.

“Kalau sudah begitu, warga takut sekali. Mau menolong memperbaiki pun tidak berani. Takut kalau ada masalah listrik mati, nanti kami pula yang disalahkan,” ujar Indra warga Teluk Air, Rabu (10/9/2025).

Kondisi ini makin mengkhawatirkan ketika angin kencang datang. Tiang yang condong mengarah ke jalan, membahayakan pejalan kaki dan pengendara.

“Serba salah kami, apalagi ini bukan tanggung jawab warga, melainkan PLN. Tapi sampai sekarang belum juga ada perbaikan,” keluh warga lainnya.

Menurut penuturan warga, laporan sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan. Bahkan pihak kelurahan pun ikut menyuarakan ke PLN. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut nyata.

“Kalau bahasa kampung, orang PLN itu ‘tak dijolok tak gugur’. Artinya, kalau tidak ditekan, tidak akan ada tindakan,”beber Indra lagi.

Situasi ini membuat masyarakat merasa kecewa. Mereka menilai PLN lamban merespons keluhan. Ada kesan bahwa perbaikan hanya dilakukan jika ada uang.

“Ada duit ada kerja, tak ada duit tak ada kerja,” sindir seorang warga dengan nada getir.

Kini, warga hanya bisa berharap ada langkah cepat dari pihak PLN sebelum terjadi musibah.

“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban. Harapannya, PLN bisa segera turun tangan memperbaiki, karena ini menyangkut keselamatan kami semua,” tutup Indra salah satu dengan suara lirih dan penuh harap.(amr)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *