BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Pemerintahan Desa (Pemdes) Kembung Luar bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkolaborasi untuk mewujudkan mimpi membangun wisata berkelanjutan berbasis mangrove sebagai sumber pendapatan ekonomi masyarakat. Dalam upaya ini, Pemdes Kembung Luar melakukan kegiatan restorasi mangrove seluas 104,74 hektare dan perlindungan 693 hektare yang dibimbing langsung oleh Tim YKAN.
Kegiatan restorasi mangrove ini telah melalui berbagai proses, seperti perbaikan hidrologi parit primer dan sekunder, pengadaan bibit mangrove dan penyebaran bibit, penyiangan area tumbuh tanaman, pelatihan dan pengembangan organisasi, pelibatan pemangku kepentingan, serta pengadaan sapras penunjang kegiatan restorasi mangrove.
Kepala Desa Kembung Luar, Jamaludin, menyambut baik dan mengapresiasi keberadaan YKAN dalam membantu desa mereka menjaga lingkungan dan melestarikan mangrove. “Kami sangat bersyukur dengan keberadaan YKAN di desa kami. Kami lihat YKAN tidak hanya membimbing kami untuk melestarikan lingkungan mangrove, tetapi juga telah membantu perekonomian masyarakat kami,” ungkap Jamaludin.
Direktur YKAN, Herlina Hartanto, mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Kembung Luar dan masyarakat yang telah menyambut baik keberadaan YKAN dalam kegiatan restorasi mangrove. “Keberadaan YKAN di sini memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat untuk sadar pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan hutan mangrove,” ujarnya.
Restorasi mangrove di Desa Kembung Luar diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, seperti peningkatan kesadaran lingkungan dan partisipasi lokal, peningkatan sumber pendapatan ekonomi masyarakat yang terlibat langsung dari upah kerja, potensi ekowisata, eduwisata, dan pertukaran nilai karbon
Kerjasama antara Pemdes Kembung Luar dan YKAN merupakan contoh kerjasama yang solid dan tekun dalam melestarikan lingkungan mangrove. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa lain untuk melakukan hal yang sama.
Dengan adanya kegiatan restorasi mangrove ini, Pemdes Kembung Luar berharap dapat mewujudkan mimpi menjadi desa objek wisata mangrove nasional. “Kami berharap niat baik YKAN ini harus kita dukung penuh, demi menjaga lingkungan hutan mangrove yang ada di Desa Kembung Luar,” tutup Jamaludin.(Mil)
Pekanbaru Pos Riau