Jumat , 23 Januari 2026

Kasus Malaria Menurun, Puskesmas Sinaboi Intens Pantau Perkembangan

SINABOI (pekanbarupos.co) – Setelah dilakukan langkah penangan lintas OPD kasus malaria di Kecamatan Sinaboi mengalami penurunan. Namun Puskesmas Sinaboi tetap melakukan pemantauan, takutnya ada lonjakan kembali.

Pada bulan Agustus 2025 terdapat 277 kasus malaria, sementara di September 143 terhitung dari tanggal 1-20 September 2025.

“Kasus malaria di Sinaboi mulai turun tapi kita tetap juga lihat perkembangan. Kita takut hanya turun sementara, namun bisa naik lagi. Jadi saat ini kita terus pantau perkembangannya,”kata dr Sherman Wirly, Rabu (24/9).

Pihak puskesmas sejauh ini terang Sherman terus menerus melakukan pemantauan. Seperti turun kelapangan, penaburan larvasida serta pembagian kelambu ke warga selagi ada stok kelambu.

“Kita terus rutin kelapangan melakukan pemantauan, melakukan larvasida, pembagian kelambu jika ada stok kita bagikan masyarakat agar terhindar gigitan nyamuk,” jelas Sherman.

Kemudian untuk wilayah Kepenghuluan Darussalam Pak Penghulu, RT ikut IRS ke rumah warga. Di Darussalam juga dilakukan mencegah DBD oleh puskesmas melibatkan pihak desa, RT, dan RW.

“Rohil saat ini curah hujan meningkatkan sehingga tidak hanya malaria takut meningkat, DBD juga takut ikut meningkat,” terang Sherman.

Jadi selaku pihak Pukesmas Sherman himbau masyarakat ikut membantu dalam upaya pencegahan malaria maupun DBD.

“Masyarakat kita harapkan melakukan upaya pencegahan terima di rumah sendiri, lingkungan sendiri dengan berantas nyamuk dengan 3M,” pintanya.(ald)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *