BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Kebakaran hebat melanda kediaman Bapak Bunasir di Jalan Terubuk Dusun Tuo Tengah, Desa Bantan Sari, Kecamatan Bantan, pada Senin malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden ini diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik dari jaringan PLN, mengakibatkan kerugian material yang signifikan, meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Api dengan cepat melalap bagian plafon rumah saat keluarga Bapak Bunasir, yang terdiri dari suami, istri, dan lima orang anak, sedang beristirahat. Bapak Zainuddin, seorang tetangga yang menjadi saksi mata pertama, dengan sigap melihat kobaran api dan segera berlari menuju rumah Bapak Bunasir untuk memberikan pertolongan. Berkat bantuan dari tetangga lain yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi, upaya penyelamatan dini berhasil dilakukan. Bapak Bunasir dan keluarganya berhasil dievakuasi, dan beberapa barang berharga sempat diselamatkan dari amukan api.
Namun, keluarga Bapak Bunasir kini dilanda duka yang mendalam karena seluruh dokumen penting dan surat-surat berharga, termasuk Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah, dan dokumen lainnya, hangus terbakar. Kehilangan dokumen-dokumen ini tentu menjadi tantangan besar bagi keluarga tersebut untuk memulai kembali.
Menanggapi musibah ini, Camat Bantan, Rafli Kurniawan, menyampaikan keprihatinan mendalam serta apresiasi atas respons cepat dari masyarakat dan Pemerintah Desa Bantan Sari. “Atas nama Pemerintah Kecamatan Bantan, kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa keluarga Bapak Bunasir. Kami sangat mengapresiasi kesigapan warga dan Pemerintah Desa Bantan Sari yang langsung bergerak cepat memberikan bantuan. Ini adalah wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang selalu kita junjung tinggi di Bantan,” ujar Rafli Kurniawan.
Rafli menambahkan, Pemerintah Kecamatan Bantan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN, untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan memastikan langkah-langkah mitigasi yang tepat di masa depan. “Kami juga akan memastikan bahwa keluarga korban mendapatkan pendampingan dan bantuan yang diperlukan untuk pemulihan, termasuk bantuan logistik dan fasilitasi dalam mengurus kembali dokumen-dokumen penting yang terbakar. Mari kita bersama-sama meringankan beban saudara kita yang sedang mengalami musibah ini,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Bantan Sari, bersama dengan berbagai elemen masyarakat setempat, telah menunjukkan respons cepat dengan menggalang bantuan dan dukungan moral bagi keluarga korban. Diharapkan, dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, keluarga Bapak Bunasir dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan mereka setelah musibah ini. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh warga untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik.(Mil)
Pekanbaru Pos Riau