
3.076 Sambungan Jaringan Gas Tahap II Segera Dibangun, Bupati Pastikan Warga Nikmati Energi Murah dan Bersih
PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) –Senyum lega tampaknya akan menghiasi wajah ribuan keluarga di Kabupaten Pelalawan. Pasalnya, sebanyak 3.076 sambungan rumah (SR) jaringan gas (jargas) dipastikan segera dibangun pada tahap kedua tahun ini.
Program jargas tersebut merupakan lanjutan dari pembangunan tahap pertama yang telah rampung dan dirasakan langsung manfaatnya oleh sebagian masyarakat. Kini, giliran ribuan rumah tangga lainnya yang akan menikmati kemudahan energi bersih, aman, dan murah tanpa perlu lagi waswas mencari tabung LPG di saat genting.
Tak ada lagi cerita ibu-ibu yang harus berkeliling mencari tabung di tengah harga melonjak, atau panik ke warung karena gas habis di tengah memasak. Dengan hadirnya jargas, kebutuhan energi harian kini hadir langsung dari pipa ke dapur.
Bupati Zukri Tandatangani MoU Bersama Ditjen Migas
Kabar baik ini datang setelah Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bersama 14 kepala daerah lainnya di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Bupati Pelalawan H Zukri Misran, SM, MM saat menandatangani MuO dengan Ditjen Migas Kemen SDM untuk pembangunan sambungan rumah jaringan gas LPG di Jakarta.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal pembangunan infrastruktur jargas tahap kedua yang akan dimulai pada November 2025.
“Sejak awal saya berkomitmen agar masyarakat bisa menikmati manfaat gas secara langsung. Apalagi Pelalawan memiliki potensi gas yang sangat besar. Saya ingin warga tidak lagi kesulitan membeli tabung gas, karena jargas lebih murah, praktis, dan nyala apinya pun bagus,” ujar Bupati Zukri seusai acara.
Menurutnya, pemanfaatan gas rumah tangga bukan hanya membantu masyarakat agar lebih hemat, tetapi juga mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor. Dengan begitu, anggaran negara untuk subsidi energi dapat dialihkan ke sektor lain yang lebih produktif.
Energi Murah dan Bersih Langsung ke Dapur Masyarakat
Senada dengan hal itu, Dirjen Migas Laode Sulaiman menjelaskan bahwa MoU ini menjadi landasan penting agar proses pembangunan jargas di daerah berjalan lancar.
“Tujuan MoU ini untuk memastikan proses perizinan di daerah bisa dipermudah, karena jaringan gas akan melewati jalan, rumah, dan fasilitas publik yang sudah ada. Selain itu, koordinasi antara Ditjen Migas dan pemerintah daerah juga akan diperkuat agar pelaksanaan dan pengoperasian berjalan tanpa hambatan,” jelasnya.
Laode menambahkan, penggunaan gas bumi melalui jaringan pipa lebih ekonomis dibandingkan energi lain.
“Saya sendiri pengguna jargas. Bahkan dengan tarif tertinggi pun, biayanya masih lebih murah dibandingkan energi sebelumnya,” ungkapnya.
Tahun ini, pemerintah pusat menargetkan pembangunan 115.264 sambungan rumah di 15 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Pelalawan sebanyak 3.076 SR. Program besar ini merupakan bagian dari target nasional mencapai 1 juta sambungan rumah untuk memperluas akses energi murah bagi masyarakat.

Manfaat Nyata bagi Warga Pelalawan
Bagi sebagian warga, hadirnya jargas bukan sekadar soal penghematan biaya, tetapi juga kenyamanan dan keamanan hidup sehari-hari. Tidak perlu lagi mengangkat tabung berat, tidak lagi khawatir gas habis mendadak, dan tak lagi takut dengan lonjakan harga.
“InsyaAllah, gas bumi ini akan jadi berkah bagi masyarakat Pelalawan. Dengan energi yang murah, bersih, dan stabil, kita bisa membangun kehidupan yang lebih baik,” tutup Bupati Zukri penuh optimisme.
Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) Tahap II di Kabupaten Pelalawan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Kementerian ESDM dalam menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat dari bumi Pelalawan untuk kesejahteraan bersama.(adv)
Pekanbaru Pos Riau