PEKANBARU (pekanbarupos.co)- Lingkungan RW 07 Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh merupakan tempat reses terakhir menjelang akhir tahun ini bagi anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Riau H Sumardany ST MSc, Sabtu malam (8/11/2025).
Hadir kesempatan itu Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Lima Puluh M Zahir yang juga anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ketua RW 07 Budimansya, ketua ketua RT lingkungan RW 07, pemuka masyarakat dan tokoh pemuda lainnya bersama segenap kader dari ranting dan PAC Partai Demokrat.
Seperti biasa acara diawali dengan pemuataran video atau profil singkat H Sumardany Zirnata ST MSc dan sambutan dari Ketua PAC, ketua RW dilanjutkan dengan penyampaian reses atau penyerapan aspirasi dari anggota Komisi I DPRD Riau tersebut.
”Jalan Tanjung Batu ini Pak hampir 1 Km rusak berat karena pemindahan jalur mobil pertamina ke tempat ini. Pokir kami Dewan kota tak mencukupi membantu perbaikan jalan ini. Begitu juga di Jalan Syarif Kasim, Tanjung Datuk parah juga. Semoga keluhan kita di kampung ini menjadi bahan bagi Pak Sumardany dimasukan ke APBD provinsi,” harap M Zahir dalam sambutanya mengawali penyampiaan aspirasi warga.
Senada dengan M Zahir, Ketua RW 07 Budimansyah juga menyampaikan hampir sama, berbagai keluhan dan harapan dititpkan kepada kader Partai Demokrat di DPRD Provinsi Riau tersebut..
”Pertama tentu kami ucapkan terima kasi kepada Pak Sumardany yang sudah memilih tempat reses malam ini di tempat kami ini. Mata pencarian warga kami umumnya disini Pak sektor informal. Maka pada reses ini kami harap ada program yang dapat diterapkan dari provinsi ke lingkungan kami ini, seperti rumah layak huni yang beberapa kali kami ajukan tapi tak pernah teralisasi,” ungkapnya.
Sementara itu dari warga yang menyampaikan aspirasi adalah Uncu Ema, yang meminta ketersedian air bersih, sebab saat ini warga kekurangan air bersih, ada disini tangki tapi sudah mati dan tidak hidup lagi, sehingga kering dan terpaksa warga beli galon. ”Kami minta ini segera diperbaikan, Pak,” harap Uncu Ema.
Suasana malam itu sempat heboh dan semarak, tak kalah seorang ibu paroh baya memperkenalkan dirinya saat akan bertanya dengan nama Elvi Sukaisi, yang disebut warga itu artis dari Jakarta juga menyampaikan aspirasinya terkait saluran parit airnya yang tak mengalir dan tidak berfungsinya drainase. ”Ini dekat rumah Pak lurah, Pak, bahkan parit tak ada dan ini perlu kita lihat, saya tak tahu pak berapa meter,” sebut Elvi.
Begitu juga yang disampaikan Ibu Murniati, dari RT 1 RW 1 Rintis. ”Jalan berlubang banyak sini, Pak Dewan, hujan banjir melebih paha dewasa dilingkungan kami ini. Jembatan Setiabudi itu sampah penuh disana, Pak. Termasuk masalah Bansos data lagi Pak agar tepat sasaran. Disni juga banyak janda yang layak dapat zakat, lansia yang belum dapat bansos mesti diprioritaskan. Janda dan lansia ini yang memerlukan kali Pak, termasuk lah beasiswa juga perlu ini Pak buat anak anak kita yang tak mampu di sekolah pondok pesantren,” sampainya.
Menyikapi berbagai pertanyaan dan keluhan warga tersebut, Sumardany menguraikan jawabannya satu persatu. ”Terkait banjir sekitaran rumah Bu Elvi Sukaisi. tadi nanti hubungi saya lagi, akan saya masuk kan ke pokir saya, Bu,” jawabnya..
Begitu pun soal bansos, ini terkait pendataan yang tidak update. ”Sebab pemutahiran data tidak ada. Ini perlu biaya. Semoga tahun depan petugas kita turun, seiring membaiknya anggaran kita, petugas pendataan bisa bekerja maksimal,” harap Sumardany.
Meskipun demikian pihaknya berharap, bagi yang belum terjawab maksimal agar semua aspirasi ini disampaikan secara tertulis kepada pihaknya agar nanti direkap tim yang sudah ia bentuk sebagai dasar ia menyampaikan kepada pemerintah provinsi Riau. ”Kalau untuk kota, ini ada kawan kita ketua PAC Lima Puluh di DPRD Kota. Semoga tahun depan struktur APBD kita lebih baik dan sehat, baik yang di kota maupun yang di provinsi, sehingga semua yang menjadi aspirasi Bapak Ibu malam ini dapat direaliasasi,” harapnya yang disambut kata-kata Aaamiin dari warga yang hadir.(btr)
Pekanbaru Pos Riau