Selasa , 16 Desember 2025

Oknum Kades di Inhu Diduga Nekat Tilap Biaya Bangun Jembatan, Petani Menjerit

INHU (pekanbarupos.co) – Miris, seorang oknum penyelenggara pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala desa (Kades) malah nekat menilap biaya pembangunan jembatan.

Dananya tidak seberapa, tapi manfaat dan dampaknya sangat luar biasa. Jembatan mini menuju sawah masyarakat Desa Teluk Sejuah di kecamatan Kelayang tak kunjung dibangun oleh Kepala Desa Teluk Sejuah, dibenarkan mantan Kabid Sumber daya Air (SDA) Dinas PUPR Pemkab Inhu, Syahrial. “Dananya sudah saya transper, tahun kemaren sepuluh juta rupiah,” Sahrial, Jumat (7/11) pekan kemaren membenarkan.

Dana yang diserahkan kepada kepala desa itu, kata Sahril, terpisah dari anggaran pembangunan jaringan irigasi yang ada di dusun tua Kelayang.

Sedangkan biaya pembangunan jaringan irigasi tahun 2024 kemaren, tercatat sebesar Rp.8,2 Miliyar yang kegunaannya menyalurkan kebutuhan air dari sungai Indragiri menuju lahan pertanian masyarakat ratusan hektar.

Dari tahun kemaren sudah kami desak untuk dibangun, tapi Kadesnya malah anggap enteng,” sesal Sahrial.

Pantauan Ketua Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Inhu, Rudiwalker Purba setelah melakukan observasi dilokasi proyek, tidak dibangunnya jembatan membuat ratusan petani sawah merasa kewalahan saat hendak keluar masuk dari sawah. “Ada apa ini Pemerintah, anggaran delapan miliyar lebih tapi terkesan sia-sia,” sesal Rudi.

Sayangnya oknum Kades Teluk Sejuah insial F berulangkali dimintai tanggapan melalui seluler +62 823-8386-xxxx tak kunjung memberi klarifikasi. (San)

About junaidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *