Selasa , 16 Desember 2025

Polres Rohil Gelar Simulasi Sispam Mako dan Sispam Kota untuk Kesiapsiagaan Pengamanan Unjuk Rasa

ROKAN HILIR (pekanbarupos.co) — Polres Rokan Hilir menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dan Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) dalam rangka kesiapan penanganan aksi unjuk rasa, Rabu (19/11/2025) di halaman apel Mapolres Rohil, Jalan Lintas Riau–Sumut, Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih.

Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dan dihadiri langsung oleh Waka Polda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo bersama jajaran Polda Riau. Hadir pula Wakil Bupati Rohil Jhony Charles, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, unsur Forkopimda, Dandim 0321/Rohil, serta personel Polres, Brimob, TNI, Satpol PP, Dishub, dan unsur terkait lainnya.

Kegiatan diawali dengan Tactical Floor Game (TFG) untuk memberikan gambaran situasi pengamanan markas dan kota serta hubungan tata cara kerja tiap fungsi. Paparan disampaikan Kabag Ops, Kasat Lantas dan Kasat Intelkam.

Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto memberi arahan terkait SOP pengamanan, mulai dari pemeriksaan ketat pengunjung, kesiapsiagaan personel 24 jam, pengawasan CCTV, hingga pengendalian akses keluar-masuk mako.

Simulasi Sispam Mako

Dalam skenario pertama, sekelompok orang tak dikenal memaksa masuk ke lingkungan Mapolres. Petugas piket melakukan pengamanan dan Kapolres memerintahkan pemukulan lonceng tanda siaga. Personel langsung menempati ploting masing-masing di area vital seperti pintu masuk, ruang kerja pimpinan, ruang tahanan, logistik serta rumah dinas.

Setelah situasi dinyatakan aman, dilakukan apel konsolidasi dan evaluasi pelaksanaan SOP pengamanan markas.

Simulasi Sispam Kota

Simulasi penanganan aksi unjuk rasa mengacu pada Perkap No.16/2016 tentang Pedoman Pengendalian Massa. Skenario dimulai dari proses deteksi dini oleh intelijen hingga rekayasa lalu lintas.

Massa kemudian digambarkan menyampaikan aspirasi di depan Kantor DPRD Rohil dengan tiga tuntutan: transparansi hukum, pemberantasan narkoba, serta pemberantasan korupsi dan KKN. Negosiator polwan diterjunkan untuk menjaga komunikasi, sementara Dalmas membentuk pagar betis.

Situasi digambarkan meningkat dari kondusif (hijau), memanas (kuning), hingga anarkis (merah). Massa melempar benda, membakar ban, dan mencoba menerobos barikade. Dalmas Lanjut, water canon, hingga pasukan PHH Brimob dikerahkan. Tembakan gas air mata dilakukan setelah provokasi tidak mereda.

Dalam skenario tersebut, satu orang massa digambarkan terluka dan segera dievakuasi tim medis.

Setelah provokator diamankan Tim Gakkum, massa akhirnya mundur dan situasi kembali kondusif. Seluruh rangkaian simulasi berlangsung aman hingga selesai pada pukul 12.30 WIB.

Arahan Waka Polda Riau

Dalam apel konsolidasi, Waka Polda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat.

“Satu kehormatan bagi saya bisa berdiri di depan rekan-rekan semua. Untuk mencapai sempurna itu sulit, tetapi saya yakin kalian telah memberikan yang terbaik untuk negara dan keluarga,” ujarnya.

Tujuan dan Evaluasi

Simulasi ini bertujuan meningkatkan kemampuan Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, dan PHH Brimob dalam pengamanan unjuk rasa serta memastikan kesiapsiagaan peralatan dan sarana prasarana. Selain itu, kegiatan menjadi sarana evaluasi kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.

Polres Rohil menegaskan bahwa latihan ini merupakan langkah preventif sekaligus responsif dalam mengantisipasi potensi ancaman, termasuk penyerangan markas maupun gangguan keamanan di wilayah perkotaan.(Rls)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *