Jumat , 16 Januari 2026

Bupati Bengkalis–BBKSDA Riau Sepakati RKT 2025 untuk Penguatan Konservasi

BENGKALIS (pekanbarupos.co) — Bupati Bengkalis, Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purbaningtyas, menandatangani Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2025 bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Senin (24/11/2025) di Kantor BBKSDA Riau. RKT ini merupakan tindak lanjut kerja sama sejak 2023, khususnya terkait pemanfaatan dan pembangunan transportasi terbatas di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil dan SM Balai Raja.

Bupati Kasmarni menyebut RKT 2025 bukan sekadar formalitas, tetapi langkah strategis memastikan program pemanfaatan ruang, pengembangan transportasi terbatas, dan perlindungan kawasan konservasi berjalan sesuai aturan.
“RKT 2025 lahir dari penyelarasan yang matang. Semua program diarahkan agar lebih fokus, terencana, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan setiap pembangunan di Bengkalis harus mengutamakan kelestarian lingkungan. Transportasi terbatas yang dibangun di sekitar kawasan konservasi, katanya, tidak boleh mengganggu ekosistem, namun tetap memberi akses bagi masyarakat.
“Ini keseimbangan krusial yang harus kita jaga,” tegas Kasmarni.

Bupati Kasmarni juga menyinggung tantangan ekologis di Bengkalis, seperti perubahan iklim, kebakaran lahan, kerusakan habitat, dan ancaman kepunahan satwa. Ia mengapresiasi BBKSDA Riau yang dinilainya konsisten menjadi mitra penting dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Bengkalis. Menurutnya, RKT 2025 menjadi pedoman pelaksanaan program konservasi yang lebih terarah dan berdampak nyata.
“Kami optimis program di SM Giam Siak Kecil dan SM Balai Raja dapat dijalankan lebih efektif dan memberi manfaat berkelanjutan,” kata Supartono.

Ia menegaskan BBKSDA akan memperkuat pengawasan kawasan, pencegahan aktivitas merusak, dan pemulihan ekosistem yang telah terdampak.

Sejumlah pejabat eselon II dan III Pemkab Bengkalis turut hadir mendampingi Bupati, di antaranya Kepala Dinas Perkebunan Supandi, Plt. Kepala DLH Agus Susanto, Kepala Dishub Ardiansyah, Kepala PUPR Supardi, serta pejabat terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap implementasi RKT 2025.

Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat perlindungan kawasan konservasi sekaligus meningkatkan manfaat sosial-ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan ruang yang bertanggung jawab. (Mil)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *