Selasa , 16 Desember 2025

Jalan Utama Pasar Segati Akan Ditinggikan, Harapan di Tengah Getaran Jalan Koridor

LANGGAM (pekanbarupos.co)
Di antara deru kendaraan yang melintas pelan, terdengar suara getir batu kerikil yang bergesekan dengan ban.

Jalan utama pasar sepanjang kurang lebih dua kilometer itu kini ibarat melintasi zebra cross raksasa naik turun, bergelombang, dan setiap beberapa meter membuat badan pengendara tergoncang tak karuan.

Meski sudah terbiasa, warga hanya mampu tersenyum pahit setiap kali roda motor menghantam tonjolan jalan yang terkikis.

“Informasi dari humas mau ditinggikan jalannya. Baru wacana dari humas… Jalan kini sudah banyak terkikis batunya,” ungkap Kepala Desa Segati, Heri Sugiarto, SP, Senin pagi (1/12/2025).

Kabar itu, meski masih sekadar rencana, disambut sukacita oleh warga yang saban hari melintasi jalur tersebut. Jalur yang juga dikenal sebagai Koridor PT RAPP itu merupakan urat nadi utama mobilitas masyarakat Segati; dari pedagang pasar, pelajar, petani kebun, hingga pekerja industri yang mengandalkan jalan itu menuju tempat kerja.

“Kalau jadi ditinggikan, tentu sangat membantu kenyamanan warga. Sudah puluhan tahun warga merasakan goncangan saat lewat sini,” ujar Kades Heri.

Ironisnya, kondisi memprihatinkan ini justru terjadi di wilayah yang dikelilingi oleh perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di sekitarnya. Pembenahan jalan memang sering dilakukan oleh pihak PT RAPP, namun hanya sekadar tambal sulam sementara belum menyentuh peninggian dan perataan permanen.

Debu yang beterbangan sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat. Apalagi, kalau penyiraman lambat. Alih-alih debu hilang, usai disiram menggunakan water truk, jalan pun menjadi licin.

“Paling tidak jalan depan pasar dan pemukiman warga saja yang dimantapkan,”ujar Ari, warga yang juga memiliki harap yang banyak dengan perusahan yang beroperasi di sana.

Bagi masyarakat, harapan terhadap perbaikan ini bukan sekadar keluhan teknis, tetapi menyangkut ekonomi dan keselamatan. Para pedagang harus memperlambat kendaraan membawa hasil bumi dan dagangan, sementara ibu-ibu yang mengantar anak sekolah sering cemas jika motornya terjejer di jalur bergelombang.

Selain Pemdes juga berupaya lain.
Tak berhenti di situ, Pemdes Segati juga telah mengusulkan ke Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pasar agar dilakukan semenisasi jalan tengah pasar berbentuk huruf L sepanjang 450 meter.

“Pemdes sudah ajukan semenisasi jalan tengah pasar leter L ke Dinas Pasar untuk kemudahan masyarakat,” tambah Kades Heri.

Di balik semua rencana itu, masyarakat kini menunggu bukti, bukan sekadar wacana.

“Jalan ini hidup kami. Kalau jalannya baik, ekonomi lancar, keselamatan terjaga. Jangan sampai Segati hanya jadi penonton di tengah ramainya perusahaan besar,” ujar salah seorang pedagang yang berharap perubahan nyata dalam waktu dekat.

Di jalan yang berdebu itu, optimisme pelan-pelan tumbuh. Jika rencana peninggian jalan benar-benar terlaksana, maka suara gaduh roda menghantam batu akan berubah menjadi nada syukur warga Segati yang telah lama menanti perhatian.(amr)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *