BAGANBATU – Dr Hj Karmila Sari SKom MM resmi dikukuhkan sebagai Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan Pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) Pengurus Daerah (PD) BKMT periode 2022–2027 dan pelantikan Pengurus Cabang (PC) se-Rohil periode 2025–2030. Acara berlangsung di Aula Hotel Mulia, Bagan Batu, Sabtu (6/11/2025).
Pelantikan dipimpin Ketua PW BKMT Riau, Dra Hj Septina Primawati MM, dan dihadiri Bupati Rokan Hilir H Bistamam, Sekda Fauzi Efrizal, sejumlah kepala OPD, tokoh masyarakat, alim ulama, serta rombongan BKMT Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Ketua PD BKMT Rohil yang baru dikukuhkan itu menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, termasuk partisipasi para pelajar dari tiga kecamatan: Bagan Sinembah, Bagan Sinembah Raya, dan Bagan Sinembah Jaya.
Anggota DPR RI Dapil Riau I tersebut menegaskan BKMT merupakan organisasi yang tidak hanya fokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga pemberdayaan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.
“BKMT harus menjadi wadah kolaborasi antara organisasi perempuan, pemerintah daerah, DPRD, hingga DPRD Provinsi untuk mewujudkan pembangunan Rohil yang lebih baik berlandaskan ukhuwah Islamiah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti meningkatnya penyalahgunaan narkotika di Rohil, yang menurutnya dipengaruhi oleh banyaknya jalur tikus dan posisi daerah yang berada di lintasan utama. Selain itu, ia menyinggung adanya pengaruh buruk game digital seperti Roblox terhadap anak-anak usia 9–10 tahun yang berpotensi membentuk karakter antisosial.
“BKMT hadir sebagai garda terdepan kaum ibu untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pengajian dan kegiatan dakwah rutin. Peran ibu sangat penting dalam menurunkan bahkan meniadakan keterlibatan generasi muda dalam narkoba serta mengatasi degradasi moral,” kata Karmila.
Ia mengingatkan agar para pengurus yang baru dilantik menjaga integritas dan menjunjung tinggi marwah organisasi.
Karmila mengapresiasi dedikasi para pengurus BKMT yang tetap aktif menggelar pengajian meski dengan swadaya. Ia menyebut semangat anggota yang didominasi usia lanjut—bahkan mencapai 80 tahun—menjadi bukti ketulusan mereka menjaga nilai-nilai Islam.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap pembinaan generasi muda, BKMT juga berencana mengundang pelajar SMA dan remaja masjid untuk menghadiri Tabligh Akbar.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan moral bagi generasi muda yang mulai tergerus arus digital,” ujarnya.
Ketua PW BKMT Riau, Dra Hj Septina Primawati MM, dalam arahannya menekankan bahwa BKMT merupakan wadah pembentukan akidah, akhlak, serta penguatan literasi dan keharmonisan keluarga. Ia menegaskan pentingnya konsistensi dakwah dan kedewasaan organisasi, terutama melalui pelantikan PAW yang tertib.
Bupati Rokan Hilir H Bistamam menegaskan BKMT memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan moral masyarakat.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga ketangguhan moral. BKMT adalah mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga,” katanya.
Bistamam juga menyoroti tingginya angka kasus narkoba di Rohil.
“Masalah narkoba di sini sangat mengkhawatirkan. Dari kunjungan saya ke Lapas, sekitar 75 persen penghuninya terkait kasus narkoba. Bahkan, Lapas Rohil termasuk yang penghuninya terbanyak di tingkat nasional,” ungkapnya.
Acara pelantikan dan pengukuhan ditutup dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah nasional, Ustadzah Lulu Susanti SPdI MAg, dari Jakarta.(Rls)
Pekanbaru Pos Riau