Pelalawan Kirim 3 Tim Peduli Bencana Sumatera
PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) – Pagi itu, Ahad (7/12/2025), Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci tidak hanya menjadi tempat upacara seremonial dan olahraga.
Di sana, ratusan wajah penuh harap berdiri berbaris, mengenakan rompi relawan dan atribut tugas.
Tangan-tangan mereka saling menjabat, menepuk bahu, dan menahan haru yang sesekali tumpah lewat mata yang berkaca-kaca.
Mereka bukan sedang bersiap untuk pertandingan atau hiburan. Mereka bersiap berangkat ke medan bencana dengan membawa misi tugas kemanusiaan mengulurkan tangan untuk mereka yang sedang melemah.
Sirine ambulans terdengar pelan dari kejauhan, di samping mobil water supply Damkar dan truk yang membawa logistik, pakaian layak pakai, beras, selimut, obat-obatan, hingga alat berat.
Sementara itu, suara doa mengalun pelan, memohon keselamatan bagi saudara-saudara di tanah Sumatera yang sedang terluka.
Di hadapan barisan relawan itulah Bupati Pelalawan H Zukri Misran, SM.,MM berdiri, suaranya bergetar menahan haru.
“Ingatlah niat kita. Kita berangkat bukan untuk gagah-gagahan, tapi untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang dalam kesulitan. Jaga kesehatan, dan berikan kemampuan terbaik untuk membantu para korban,” ucapnya.
Hening seketika menyelimuti lapangan. Misi kemanusiaan yang tak kenal batas diberangkatkan.
Hari itu, Pemerintah Kabupaten Pelalawan resmi melepas keberangkatan tiga Tim Siaga Bencana menuju lokasi terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Mereka berasal dari unsur TNI, Polri, BPBD, Pramuka, dan relawan masyarakat. Bersama mereka ikut serta bantuan berupa sembako, perlengkapan kesehatan, ambulans, water supply Damkar, dan alat berat untuk menembus daerah yang terisolasi.
Di tribun kehormatan hadir jajaran Forkopimda. Sekalian Bupati H Zukri ada juga Sekdakab Pelalawan Tengku Zulfan, SE, Kapolres AKBP Jhon Letedara, S IK, ada kepala OPD, perwakilan paguyuban, dan masyarakat umum semuanya membawa misi yang sama, menyalakan kembali harapan.
Tak hanya tenaga, Pelalawan juga mengirimkan cinta dalam bentuk kepedulian. Donasi masyarakat yang telah terkumpul mencapai sekitar Rp 500 juta dan akan terus digalang untuk membantu saudara-saudara yang kehilangan rumah, harta benda, bahkan anggota keluarga.
“Mari kita donasikan sebagian harta kita. Bagi yang belum mampu, mari kita kirimkan doa. Semoga saudara kita diberikan kekuatan dan musibah ini segera berakhir,” ajak Bupati Zukri.
Di sisi lain, para pelajar Pramuka menyerahkan bantuan kemanusiaan melalui Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Pelalawan, Faisal S. STP, sebagai wujud kepedulian generasi muda.
Irama sirine ambulans kembali terdengar kali ini sebagai tanda keberangkatan. Tangan melambai, doa dipanjatkan, dan langkah kaki mereka pergi membawa misi kemanusiaan yang mungkin tak ringan, tetapi mulia.
Di tengah kabar duka yang bergulir dari Sumatera, keberangkatan para relawan hari itu menjadi bukti bahwa empati masih hidup. Bahwa keluarga tidak hanya terikat oleh darah, tetapi juga oleh rasa peduli sesama manusia.
Hari ini Pelalawan mengirimkan bantuan. Besok, harapan yang kembali tumbuh di tanah bencana mungkin dimulai dari tangan-tangan mereka.
Dengan diberangkatkannya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat terdampak untuk segera bangkit dan pulih.(amr)
Pekanbaru Pos Riau