Selasa , 28 Juli 2026
Oplus_131072

Peduli Literasi Digital Masyarakat, Mahasiswa Kukerta Unri Gelar Sosialisasi Pencegahan Hoaks

KUANSING (pekanbarupos.co) –Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) menggelar program sosialisasi Literasi Digital: Cerdas Menghadapi Hoaks di Desa Tanjung Simandolak, Benai, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Tanjung Simandolak tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi digital sebagai bekal untuk menghadapi maraknya penyebaran informasi palsu (hoaks) di era digital.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Kukerta Unri yang beranggotakan Firman Syah, Nydia shafa, Muthia Sifa, Nailah Zahirah, Widya Maidisha, Romy Candra, Reni Amelia Putri, Gita Sapitri, Arya Guna Pratama dan Fadhillah lutfi Muzafar.

Ketua Kukerta Unri di Desa Tanjung Simandolak Firman Syah mengatakan melalui sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian hoaks, ciri-ciri berita palsu, serta dampak negatif penyebaran informasi yang tidak benar.

“Termasuk langkah-langkah sederhana untuk memverifikasi informasi sebelum membagikannya,” katanya.

Selain itu, kata Firman, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya berpikir kritis, memeriksa kredibilitas sumber informasi, dan memanfaatkan media digital secara bijak serta bertanggung jawab.

“Kemampuan tersebut merupakan bagian penting dari literasi digital yang membantu masyarakat menjadi lebih cerdas dalam menyaring informasi,” katanya.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, seperti pelajar, pemuda, perangkat desa, ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, dan warga Desa Tanjung Simandolak.

Sementara materi disampaikan melalui presentasi, diskusi interaktif, penyampaian contoh kasus hoaks yang sering beredar di media sosial, serta praktik sederhana dalam memverifikasi informasi melalui sumber resmi dan situs pemeriksa fakta.

Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dengan lebih baik.

Melalui sosialisasi yang mengangkat tema “Literasi Digital: Cerdas Menghadapi Hoaks”, kata Firman, diharapkan masyarakat memiliki kemampuan untuk mengenali informasi yang benar, tidak mudah percaya terhadap berita yang belum terverifikasi, serta lebih bijaksana dalam menggunakan media digital.

Firman berharap dengan meningkatnya literasi digital, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah penyebaran hoaks dan menciptakan lingkungan digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab.(cil)

 

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *