Jumat , 23 Januari 2026

HAB ke-80 Kementerian Agama, Muliardi: Momentum Intropeksi Diri untuk Lebih Baik

HAB ke-80 Kemenag Tingkat Provinsi Riau di Kuansing Berlangsung Khidmat dan Meriah

KUANSING (Pepos)– Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi berlangsung khidmat dan meriah.

Sejumlah kegiatan digelar sempena HAB ke-80 Kementerian Agama tingkat Provinsi Riau. Mulai dari Kuansing Bershalawat, Gerak Jalan Santai, Doa Lintas Agama, Pacu Jalur hingga Syukuran yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing.

Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Riau Dr H Muliardi MPd memberikan apresiasi kepada Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby yang bersiap menjadi tuan rumah HAB ke-80 Kementerian Agama tingkat Provinsi Riau.

“Komitmen pak Bupati yang bersedia jadi tuan rumah Hari Amal Bakti (HAB) sangat luar biasa,” kata Dr H Muliardi pada acara Syukuran dan Ramah Tamah sempena Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementrian Agama Tingkat Provinsi Riau, Jumat (2/1) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing.

Muliardi mengatakan pihaknya sengaja juga memboyong Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Se Riau, sebab sesuai Undang-undang sudah berpisah dengan Kementrian Agama.

“Ini mungkin kali terakhir, mereka bergabung dengan Kemenag,” kata Kanwil.

Masih kata Muliardi, kouta haji untuk Provinsi Riau tahun 2026 sebanyak 4.682 orang. Maka keberangkatan tahun ini nantinya akan dikelola oleh Kementerian Haji dan Umrah.

“Mulai tahun ini haji dikelola full oleh Kementerian Haji dan Umroh,” jelas Muliardi.

Dikatakan H Muliardi, momentum HAB ke-80 Kementerian Agama ini bagi Kemenag sebagai sarana untuk introspeksi diri untuk lebih baik lagi dalam melayani umat.

“Peringatan HAB ini momen intropeksi diri agar lebih baik melayani umat,” katanya.

Sementara Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby saat membacakan pidato Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menjadi Inspektur Upacara HAB ke-80 Kementerian Agama Tingkat Provinsi Riau di Lapangan Limuno Teluk Kuantan, Sabtu (3/1) mengatakan kerukunan umat beragama bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mendorong sinergi dan kemajuan Indonesia.

“Hari ini kita memperingati Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama dengan tema Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” kata Bupati.

Ia menjelaskan Kementerian Agama lahir dari kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Sejak awal berdirinya, Kemenag dirancang sebagai lembaga yang menjaga harmoni kehidupan beragama sekaligus memperkuat persatuan nasional.

“Republik ini tidak dibangun oleh satu golongan, melainkan oleh sinergi seluruh komponen bangsa,” tegasnya.

Menurut Bupati, Kemenag menegaskan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Peran tersebut kini semakin luas, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, penguatan kerukunan berbasis cinta kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

“Kementerian Agama harus memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa, bukan sumber konflik,” ucapnya.

Usai ramah tamah dan syukuran HAB ke-80 Kemenag, Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby mengucapkan terima kasih atas kepercayaan jajaran Kemenag Riau yang menjadikan Kuansing sebagai tuan rumah.

“Semoga hal-hal yang positif bisa disampaikan ke khalayak, dan yang tak berkenan bisa dijadikan introspeksi memperbaiki diri,” kata Bupati.

“Mudah mudahan di ajang MTQ Tingkat Provinsi Riau, beberapa waktu mendatang, semua bisa kembali ke Kuansing,” tutupnya.(cil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *