ROKAN HILIR (pekanbarupos.co) – Ketua Dewan Pengurus Daerah Ikatan Tunas Muda Indonesia (DPD ITMI) Kabupaten Rokan Hilir, Nanang, menegaskan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sesuai amanat konstitusi dan semangat Reformasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Nanang menanggapi wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu yang belakangan kembali mencuat.
“Polri adalah alat negara yang berfungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara nasional. Menempatkan Polri di bawah kementerian tertentu berpotensi mencederai semangat Reformasi dan membuka ruang kepentingan politik praktis,” ujar Nanang, Rabu (30/1/2026).
Menurutnya, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden bertujuan menjaga netralitas, profesionalitas, dan independensi institusi kepolisian dari intervensi politik maupun kepentingan kelompok tertentu. Ia menilai, jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, potensi konflik kepentingan akan semakin besar dan dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Nanang juga menyebut perubahan struktur kelembagaan Polri harus mempertimbangkan aspek konstitusional, stabilitas keamanan nasional, serta dampaknya terhadap sistem demokrasi.
“Ini bukan sekadar persoalan struktur organisasi, tetapi menyangkut masa depan demokrasi dan penegakan hukum yang adil di Indonesia,” tegasnya.
DPD ITMI Rokan Hilir, lanjut Nanang, mengajak elemen pemuda, mahasiswa, dan masyarakat sipil untuk bersama-sama mengawal independensi Polri serta menolak segala bentuk politisasi institusi penegak hukum.
Ia menambahkan, ITMI berkomitmen menjaga nilai-nilai Reformasi, konstitusi, serta kepentingan bangsa dan negara dalam menyikapi dinamika kebijakan nasional.(iin)
Pekanbaru Pos Riau