PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co) – Pemerintah Kabupaten Pelalawan menegaskan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dunia usaha.
Penegasan ini disampaikan Wakil Bupati Pelalawan H Husni Tamrin, SH saat menghadiri Pelantikan Pengurus Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Pelalawan.
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja, Pangkalan Kerinci, Jumat (30/1/2026), menjadi momentum penting untuk mendorong perusahaan agar tidak sekadar menjalankan bisnis, tetapi juga ikut bertanggung jawab atas masa depan generasi Pelalawan.
Husni Tamrin menyebut APSAI sebagai wadah strategis yang mempertemukan kepentingan pembangunan daerah dengan kontribusi nyata dunia usaha.
“Perusahaan tidak hanya beroperasi di Pelalawan, tetapi juga hidup dan tumbuh bersama masyarakat Pelalawan. Karena itu, keterlibatan perusahaan dalam perlindungan anak adalah sebuah keharusan,” tegas Husni Tamrin.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Pelalawan sebelumnya berhasil masuk empat besar Kabupaten Layak Anak di Provinsi Riau. Namun capaian tersebut, menurutnya, tidak akan berkelanjutan tanpa dukungan sektor swasta. Dengan terbentuknya APSAI, Pemkab Pelalawan menargetkan tiga besar KLA Riau pada 2026.
Wabup juga menekankan bahwa kontribusi perusahaan tidak cukup bersifat simbolik. Program Corporate Social Responsibility (CSR) harus diarahkan pada kegiatan yang berdampak langsung bagi anak, mulai dari fasilitas ramah anak, lingkungan kerja yang mendukung keluarga, hingga pencegahan eksploitasi anak.
Selain itu, pemerintah daerah telah lebih dulu memberi contoh dengan menghadirkan layanan publik ramah anak. Sejumlah kantor pelayanan, seperti perizinan dan perpajakan, kini menyediakan ruang bermain agar anak tetap nyaman saat orang tuanya mengurus administrasi.
Melalui APSAI, Husni Tamrin berharap perusahaan-perusahaan di Pelalawan dapat bergerak serempak dan terukur, menjadikan perlindungan anak sebagai bagian dari komitmen jangka panjang.
“Jika perusahaan dan pemerintah berjalan seiring, Pelalawan bukan hanya layak bagi investasi, tetapi juga layak bagi anak-anak untuk tumbuh dan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(amr)
Pekanbaru Pos Riau