PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co) – Ruas Jalan Lintas Timur Sumatera KM 73–82 di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, yang selama ini dikenal sebagai titik rawan banjir dan langganan terputus, kini memasuki babak baru.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau resmi mematangkan langkah teknis peninggian badan jalan pada ruas strategis nasional tersebut.
Bupati Pelalawan H. Zukri Misran SM, MM memimpin langsung Rapat Koordinasi Teknis persiapan penimbunan jalan di Rumah Dinas Bupati, Kamis (12/2/2026).
Rakor ini dihadiri BPJN Riau, pihak kontraktor pelaksana, serta OPD terkait untuk memastikan kesiapan teknis pekerjaan berjalan terukur dan tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.
Langkah ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan jawaban atas persoalan berulang yang selama ini mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di jalur vital Sumatera tersebut.
KM 73–82 merupakan urat nadi lalu lintas dengan intensitas kendaraan tinggi, terlebih menjelang libur Idul Fitri di mana arus mudik meningkat signifikan.
Di kesempatan itu, Bupati Zukri menegaskan pentingnya percepatan realisasi pekerjaan, namun tetap dengan skema pengaturan lalu lintas yang matang. Sistem buka tutup jalan akan diberlakukan selama proses pengerjaan berlangsung, sehingga koordinasi teknis menjadi kunci agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Tak hanya itu, Bupati juga memberi penekanan strategis: pengerjaan dua titik perbaikan tidak dilakukan secara bersamaan. Metode bertahap dipilih untuk menghindari penumpukan kendaraan di dua lokasi sekaligus, apalagi dalam waktu dekat masyarakat memasuki bulan suci Ramadan, saat volume kendaraan meningkat sementara pengguna jalan menjalankan ibadah puasa.
Melalui koordinasi lintas pihak ini, peninggian Jalan Lintas Timur KM 73–82 diharapkan tak lagi menjadi titik lumpuh setiap musim hujan atau kiriman dari PLTA Koto Panjang Kampar, melainkan berubah menjadi jalur yang lebih aman, lancar, dan berkelanjutan manfaatnya bagi masyarakat luas.
Peninggian badan jalan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif bahwa persoalan lama yang berulang kini ditangani dengan perencanaan yang lebih terukur dan sinergi yang lebih kuat.
“Kami berharap melalui diskusi ini, pengerjaan peninggian jalan bisa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat banyak serta menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam melayani rakyat dengan lebih baik,”pungkasnya.(amr)
Pekanbaru Pos Riau