Minggu , 15 Maret 2026

Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang, Kapolres: Wujud Cinta Budaya dan Identitas Melayu

KUANSING (pekanbarupos.co) – Polres Kuansing menggelar apel launching penggunaan tanjak dan selempang bagi PNPP dan ASN Polri di Lapangan Hijau Mapolres Kuansing, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya Melayu di lingkungan Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Kuansing.

Apel tersebut dipimpin Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana. Turut hadir Wakapolres Kompol Nardy Masry, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kuansing yang diwakili Datuk Mudo Bisai Suryawan, S.Sos., Datuk Seri Rino Harpani, Datuk Malin Batuah Dedi Amrizal, serta Sekretaris Umum LAM Kuansing Dt. Weri.

Secara simbolis, AKBP Hidayat Perdana memasangkan tanjak dan selempang kepada Bripda Juanda dan Bripda Yelzi Arsela Fiska sebagai tanda dimulainya penggunaan atribut budaya Melayu dalam pelaksanaan tugas kedinasan di lingkungan Polres Kuansing.

Kapolres menegaskan penggunaan tanjak dan selempang bukan sekadar atribut tambahan, melainkan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan para leluhur.

“Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri,” katanya.

Dengan memakai tanjak dan selempang ini, kata Kapolres, menunjukkan bahwa Polri mencintai, menghormati, dan melestarikan budaya Melayu sebagai jati diri daerah Kuansing.

Ia menambahkan semangat presisi harus selaras dengan budaya lokal agar pelayanan kepada masyarakat semakin humanis, berkarakter, dan membumi.

“Budaya adalah identitas. Ketika kita menjaga budaya, berarti kita menjaga kehormatan dan marwah daerah. Saya berharap seluruh personel dapat mengenakan atribut ini dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab,” tambahnya.

Melalui launching ini, Polres Kuansing menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan Lembaga Adat Melayu serta memperkuat kedekatan emosional dengan masyarakat melalui pendekatan budaya yang santun dan bermartabat.(Cil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *