PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co)-Suasana Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja, Jumat (20/2/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi pertemuan gagasan tentang masa depan.
Di hadapan ratusan Muslimat Nahdlatul Ulama dan Ustadz Abdul Somad, Bupati Pelalawan H Zukri, SM, MM berbicara tentang satu fondasi yang kerap terlupakan, yakni ibu.
Bagi Zukri, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari jalan, jembatan, atau angka pertumbuhan ekonomi. Ia dimulai dari rumah. Dari pangkuan seorang ibu yang menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya.
“Jika ibu-ibu kuat dalam iman dan akhlak, maka akan lahir generasi yang kuat pula,” tegasnya di hadapan jamaah Muslimat NU.
Pesan itu seakan menemukan penguatnya dalam tausiyah UAS. Perempuan, kata Ustadz Abdul Somad, adalah tiang peradaban. Dari tangan merekalah lahir para pemimpin, ulama, dan generasi penerus bangsa. Jika perempuan baik, maka baiklah masyarakatnya.
Sebuah pernyataan yang menyatu dengan visi penguatan moral generasi yang terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
Momentum Ramadan pun dimaknai lebih dalam.
Zukri mengajak Muslimat NU menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina umat dan menjaga arah moral generasi muda. Kebersamaan yang terjalin malam itu bukan hanya silaturahmi, tetapi penegasan bahwa membangun Pelalawan dimulai dari penguatan keluarga dan keluarga dimulai dari seorang ibu.
Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, para asisten, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.(amr)
Pekanbaru Pos Riau