
KUANSING (pekanbarupos.co)–Gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Kuantan Singingi di Desa Kampung Baru Kecamatan Sentajo Raya dilalap si jago merah, Jumat (6/3/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.15 WIB ini menyebabkan bangunan sekolah dua lantai tersebut nyaris ludes dilalap si jago merah.
Pantauan Pekabaru Pos di lapangan, api diduga berasal dari kanopi bangunan lantai dua yang letaknya persis di pinggir jalan lintas Benai-Telukkuantan.
Angin yang bertiup kencang membuat api dengan cepat merembet ke daun jendela yang berada di lantai dua.
Kepulan asap hitam tebal tampak membumbung tinggi ke udara, menjadi tontonan warga sekitar.
Dalam waktu singkat, kobaran api pun menjalar. Tak hanya jendela di lantai dua, api pun membakar hampir seluruh kanopi di bangun tersebut.
Peristiwa ini sontak menarik perhatian warga untuk berkerumun menyaksikan.
Beruntung petugas pemadam kebakaran cepat terjun ke lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api. Sehingga api tidak sampai merembet ke bangunan lainnya.
Satpam MTs Negeri 2 Kuantan Singingi Doni Candra mengatakan api berasal dari kanopi bangunan yang terletak persis di tepi jalan lintas.
“Saya waktu itu di kodai, ditelpon kawan bahwa sekolah kebakaran. Saat saya datang, api baru membakar kanopi di pinggir jalan ini,” katanya.
Tak lama setelah itu, tuturnya, karena angin cukup kencang, api pun membesar hingga membakar jendela di lantai dua.
“Api juga merembet ke kanopi lain hingga ke belakang,” katanya.
Sementara Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Julhendri mengatakan kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
“Penyebab awal api diduga karena korsleting listrik di kanopi bangunan,” katanya.
Masih kata Julhendri, kanopi bangunan sebagian bermaterial kayu membuat api cepat merembet. Beruntung api bisa cepat dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan yang lain.
“Hanya kanopi saja, tak sampai membakar bangunan lain,” katanya.
Sementara Kepala MTs Negeri 2 Kuantan Singingi Marwan SPd mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.15 WIB. Ia mengaku mendapat telepon dari salah seorang guru yang mengabarkan bahwa sekolah kebakaran.
“Saya di rumah habis salat Jumat, ditelpon sekolah kebakaran, terkejut saja. Langsung ke sekolah,” katanya.
Masih kata Marwan, sementara untuk kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp150 juta.
“Kerugian material sekitar Rp150 jutaan,” katanya.
Kepala Kemenag Kuansing H Suhelmon MA juga turut datang melihat kondisi kebakaran MTs N 2 Kuantan Singingi. Ia pun terlihat melihat sisa-sisa kebakaran mulai dari depan sampai belakang.
“Namanya musibah tidak dapat ditolak. Beruntung hanya kanopi saja yang terbakar,” katanya.
Suhelmon MA juga sangat mengapresiasi petugas Damkar yang sangat tanggap dan cepat datang ke lokasi untuk memadamkan api sehingga tidak menyebar.
“Kami ucapkan terima kasih kepada petugas Damkar yang sudah berjuang memadamkan api sehingga tidak meluas,” kata Suhelmon.(cil)
Pekanbaru Pos Riau