Jumat , 24 April 2026

Lapas Bengkalis Ikrar Bersih Narkoba dan HP, 13 Napi Dipindahkan ke Nusakambangan

BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis menegaskan komitmen memberantas peredaran narkoba dan penggunaan telepon genggam ilegal di dalam lapas melalui Apel Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang digelar menjelang Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 itu juga dirangkai dengan pemusnahan barang bukti hasil razia periode Januari hingga April 2026.

Apel dipimpin langsung Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, di antaranya perwakilan Polres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang serta Kodim 0303 Bengkalis Serda Japri Rohim.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh petugas membacakan ikrar bersama sebagai bentuk komitmen menolak peredaran narkoba dan kepemilikan handphone terlarang di dalam lapas. Petugas juga menyatakan siap menerima sanksi tegas apabila terbukti terlibat pelanggaran.

Beberapa hari sebelumnya, Tim Dirpamintel pusat melakukan inspeksi mendadak di Lapas Bengkalis pada Senin dini hari (20/4/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Hasil sidak tersebut, sebanyak 13 narapidana yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba dan pengendalian kejahatan dari dalam lapas dipindahkan ke Lapas Nusakambangan sebagai langkah pengamanan.

Dalam amanat tertulis Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Riau yang dibacakan pada apel tersebut, seluruh jajaran diminta membuktikan komitmen melalui tindakan nyata.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Saya butuh hasil nyata. Siapa pun yang terlibat, baik warga binaan maupun petugas, akan ditindak tegas tanpa kompromi,” demikian isi amanat tersebut.

Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono mengatakan pemindahan 13 narapidana merupakan bagian dari deteksi dini dan sterilisasi lapas.

“Kami bergerak cepat dan responsif. Pemindahan 13 narapidana oleh tim pusat adalah bagian dari deteksi dini dan sterilisasi yang kami dukung penuh,” ujarnya.

Ia menambahkan sinergi dengan Polri dan TNI akan terus diperkuat guna memutus mata rantai peredaran narkoba yang berupaya masuk ke dalam lapas.

Kegiatan ditutup dengan pemusnahan barang bukti hasil razia selama empat bulan terakhir berupa barang-barang terlarang yang dibakar dan dihancurkan di hadapan tamu undangan. (Mil)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *