Rabu , 6 Mei 2026

Pemkab Bengkalis Dukung Penuh Deklarasi Gempar Bantan, Perempuan Jadi Garda Terdepan

BENGKALIS (pekanbarupos.co)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menyatakan dukungan penuh dan apresiasi yang tinggi terhadap gerakan nyata pemberantasan narkotika.

Hal ini ditandai dengan peluncuran Deklarasi Perang Narkoba oleh Garda Perempuan Perbatasan Anti Narkoba (GEMPAR) Bantan, yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Camat Bantan, Selasa (5/5/2026).

Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan langkah strategis dan sangat penting dalam memperkuat ketahanan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki kerentanan tinggi terhadap peredaran gelap narkotika.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami menyambut baik dan mendukung penuh deklarasi GEMPAR Bantan ini,” katanya

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Bantan dan Ketua TP. PKK yang telah menginisiasi kegiatan mulia ini.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh pihak, khususnya kaum perempuan yang telah berkomitmen membentuk garda pertahanan ini,” ujar Johansyah

Johansyah menekankan perempuan memiliki peran strategis dan vital sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas keluarga. Dari keluarga yang sehat dan kuat, akan lahir generasi penerus bangsa yang tangguh, berkarakter, dan jauh dari pengaruh destruktif.

“Perempuan memegang kunci utama ketahanan keluarga. Narkoba bukan hanya merusak individu, tapi mampu menghancurkan tatanan keluarga dan mengancam masa depan bangsa. Oleh karena itu, peran ibu dan perempuan sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai ini,” tegasnya.

Pemkab Bengkalis berkomitmen kuat untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum, lembaga terkait, dan seluruh elemen masyarakat.

Penanganan masalah narkoba dinilai tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi total untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Johansyah berharap pembentukan GEMPAR Bantan tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Melalui program edukasi, sosialisasi masif, dan penguatan nilai-nilai keluarga, gerakan ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para ibu, untuk lebih peduli, peka, dan berani bertindak. Jadilah mata dan telinga di lingkungan masing-masing, serta jangan ragu untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba,” tandasnya.

“Pasca deklarasi ini, kami berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dan kader garda terdepan pencegahan narkoba,” tambahnya.

Kegiatan tersebut mencapai puncaknya dengan prosesi penandatanganan Deklarasi Anti Narkoba sebagai bukti komitmen bersama.

Penandatanganan dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Johansyah Syafri, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Bobi Kurniawan, Wakapolres Bengkalis, Camat Bantan Aulia Fikri, perwakilan TNI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Turut hadir mendampingi dalam acara tersebut unsur Forkopimda, jajaran pemerintahan kecamatan dan desa, Ketua TP PKK Kecamatan Bantan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan representasi warga Kecamatan Bantan.

Dengan terbentuknya GEMPAR Bantan, diharapkan wilayah perbatasan semakin tangguh dan menjadi benteng yang kokoh menolak segala bentuk ancaman narkoba.(Mil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *