Selasa , 28 Juli 2026

Curah Hujan Tinggi Lumpuhkan Drainase, Tapi Pekanbaru Tak Lagi Tenggelam Lama Seperti Dulu

PEKANBARU (pekanbarupos.co) — Langit gelap kelabu menurunkan hujan seolah akrab menemani kota Pekanbaru beberapa bulan terakhir ini.

Curah hujan turun dengan durasi panjang terjadi sejak sore hingga larut malam, kadang dari malam hingga pagi menggenangi jalan-jalan utama, gang permukiman, hingga sudut kota yang selama ini rentan dengan persoalan genangan.

Di sejumlah ruas jalan, sempat membuat kendaraan bergerak pelan menembus air yang meninggi. Sementara di kawasan pemukiman, warga kembali bersiap menghadapi air yang meluap dari drainase dan anak sungai yang tak lagi mampu menampung curah hujan.

Kondisi itu juga kembali mengingatkan bahwa persoalan banjir masih menjadi pekerjaan rumah panjang bagi Kota Bertuah.

Namun, di tengah derasnya hujan yang datang hampir tanpa jeda, ada perubahan yang mulai dirasakan dan tidak begitu mengkhawatirkan. Genangan memang masih muncul di beberapa titik, tetapi air tidak lagi bertahan lama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Perlahan, Pekanbaru mulai menunjukkan tanda-tanda pembenahan.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyadari betul bahwa curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir membawa dampak besar terhadap banyak wilayah di kota ini.

Meski demikian, ia menilai kondisi saat ini sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Memang saat hujan deras turun genangan cukup banyak dan surutnya sedikit lambat. Tapi sudah tidak lagi berhari-hari, sudah hilang,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Bagi masyarakat Pekanbaru, kalimat itu bukan sekadar penjelasan pemerintah. Ia menjadi penanda bahwa upaya penanganan drainase dan aliran air mulai memperlihatkan hasil, meski belum sepenuhnya menyelesaikan masalah.

Pemerintah Kota Pekanbaru, kata Agung, terus melakukan berbagai langkah antisipasi. Normalisasi drainase dilakukan secara rutin, begitu pula pembersihan anak sungai dan aliran sungai yang membelah kawasan kota.

Sejumlah titik rawan banjir juga mulai mendapatkan perhatian khusus melalui program perawatan drainase yang telah dianggarkan pemerintah daerah.

“Tentu normalisasi tetap kita lakukan. Dan juga perawatan drainase yang sudah kita anggarkan, untuk menyelesaikan beberapa titik banjir di Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Persoalan banjir memang tidak pernah sederhana bagi kota yang tumbuh cepat seperti Pekanbaru. Pertambahan kawasan permukiman, penyempitan saluran air, hingga tingginya intensitas hujan menjadi tantangan yang tak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

Karena itu, Pemko Pekanbaru juga menggandeng pemerintah provinsi hingga pusat untuk mencari solusi jangka panjang.

Sebab membangun kota yang lebih siap menghadapi musim hujan bukan hanya soal mengeringkan genangan, melainkan juga menjaga rasa aman masyarakat yang setiap tahun hidup berdampingan dengan ancaman banjir.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *