MEKAH (pekanbarupos.co) — Suhu udara Kota Makkah terasa menyengat. Panas mencapai lebih dari 40 derajat Celsius membuat aktivitas di luar ruangan menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi ribuan jemaah haji yang tengah mempersiapkan diri menyambut puncak ibadah haji.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem tersebut, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyempatkan diri mengunjungi jemaah haji asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Kloter 3 dan 4 di Jawharat Altalayie Hotel, kawasan Syisyah, Kota Makkah, Arab Saudi, Kamis (14/5/2026).
Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial. Markarius datang untuk memastikan langsung kondisi kesehatan para jemaah, sekaligus memberi semangat agar tetap menjaga stamina selama berada di Tanah Suci.
Di hadapan para jemaah, ia mengingatkan pentingnya menjaga pola makan, memperbanyak minum air putih, dan mengurangi aktivitas di luar ruangan demi menghindari kelelahan akibat cuaca panas.
“Kita mengimbau jemaah agar banyak istirahat, menjaga pola makan, serta tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan. Kalau ada keluhan kesehatan segera koordinasikan dengan tim medis,” ujar Markarius didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fedriyanto.
Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi modal utama bagi jemaah untuk menjalani rangkaian ibadah haji yang masih panjang dan membutuhkan energi besar.
“Jangan memaksakan diri. Yang paling penting jemaah tetap sehat dan fit agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, suasana haru sempat menyelimuti salah satu kamar jemaah. Markarius membesuk Rahmad, seorang jemaah asal Pekanbaru yang tengah sakit.
Rahmad tampak terharu saat dikunjungi langsung pimpinan daerahnya. Matanya berkaca-kaca, bahkan sesekali meneteskan air mata karena merasa diperhatikan meski sedang berada jauh dari tanah air.
“Mudah-mudahan cepat sehat dan kembali semangat menjalankan ibadah,” ucap Markarius sambil memberi semangat.
Tak hanya melihat kondisi jemaah, Markarius juga meninjau fasilitas hotel dan menu katering yang disediakan selama jemaah berada di Makkah. Ia memastikan kebutuhan dasar para jemaah tetap terpenuhi dengan baik.
Kunjungan tersebut disambut Ketua Kloter 3 Faulina Riska, pembimbing ibadah Ustad Devi Aprianto, serta tenaga kesehatan drg Harvandi Anwir.
Di sela peninjauan, Markarius juga mengungkapkan bahwa pelayanan kesehatan bagi jemaah kini semakin maksimal dengan dibukanya klinik kesehatan satelit untuk Kloter 3 dan 4 Pekanbaru.
Klinik itu ditangani tenaga medis asal Pekanbaru dan Jambi, lengkap dengan dukungan obat-obatan dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
“Sebelumnya pelayanan dilakukan dengan mendatangi kamar jemaah yang sakit. Sekarang setelah ada izin membuka klinik dan tempat dari pihak muasasah, pelayanan jadi lebih mudah dijangkau. Hari pertama dibuka saja sudah lebih dari 60 jemaah berobat,” jelasnya.
Lebih jauh, Markarius menyebut kunjungan tersebut merupakan arahan langsung dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, untuk memastikan seluruh jemaah haji asal Pekanbaru mendapatkan pelayanan dan perhatian maksimal selama berada di Tanah Suci.
Walikota juga berpesan dan mendoakan semoga jemaah haji asal Pekanbaru selalu menjaga kesehatan dan lancar menjalankan ibadah mendapat haji yang mabrur.
“Kami juga menyampaikan salam dari Pak Wali Kota untuk seluruh jemaah. Semoga semuanya sehat, lancar menjalankan ibadah haji dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.(dre)
Pekanbaru Pos Riau