INHU (pekanbarupos.co) – Humas perkebunan kelapa sawit PT Sinar Belilas perkasa (SBP) Rahman Manurung mengatakan enam orang terlapor diduga ikut melakukan penyerangan kepada karyawan PT SBP, sudah jadi tersangka.
Sayangnya ke enam orang pria terlapor tersebut keburu kabur sebelum dilidik sehingga ke enam orang inisial AI, AN, IL, EN, MA dan inisial SA masuk dalam daftar pencarian orang oleh Penyidik Polres Inhu. “Suratnya sama bagian hukum kita,” Rahman Manurung membenarkan ke enam orang terlapor berstatus DPO
Kata Rahman, penyerangan sadis terjadi pada hari Senin (1/6) kemaren di area HGU perusahaan, di mana para pelaku menggunakan senjata tajam, Airsoft Gun, dan senapan angin menyerang petugas pengamanan dan karyawan PT SBP.
Insiden itu mengakibatkan 6 korban mengalami luka bacok dan tembak serius. Yakni, Samsul, Fesi, Rudi Afriadi dan tiga orang lainnya, Edy Yanto, Zulkifli Leo Saputra dirujuk hingga ke RS Syafira Pekanbaru. Yang d rawat di RS Syafira Pekanbaru hingga hari ini tinggal 2 orang lagi 1 orang sudah bisa pulang,” sambung Rahman, Kamis (4/6/26).
Kabar insiden dugaan kekerasan terhadap karyawan terjadi di PT SBP Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang semula tenang mendadak berubah menjadi kepanikan ketika rombongan dalam jumlah besar memasuki area perusahaan dan diduga terkait sengketa lahan.
“Saat itu karyawan sedang ngumpul sambil sarapan pagi. Tiba-tiba rombongan datang ke lokasi. Jumlahnya sekitar 100 orang,” ujarnya menirukan laporan korban.
Bahkan segerombolan orang itu dengan nekat tanpa basa basi langsung mengayunkan Sajam Kapak hingga mengenai tangan dan kemudian ditembak dari belakang dan pelurunya mengenai paha saya korban.
Dalam situasi yang kacau, para pekerja berupaya menyelamatkan diri. Namun sejumlah karyawan tetap menjadi sasaran kekerasan.
Beberapa korban mengalami pukulan dan serangan senjata tajam, sementara lainnya terjatuh ke dalam parit saat berusaha melarikan diri. Papar Manurung.
Sebelumnya Kasi Penmas Polres Inhu Aipda Misran membenarkan ada Laporan Polisi dari Manajemen PT SBP tentang dugaan penyerangan diarea kepada Karyawan. Sayangnya Polres Inhu enggan merilis dengan alasan informasi masih embargo. (San)
Pekanbaru Pos Riau