ANAMBAS (pekanbarupos.co) – Di balik tenangnya pesisir Desa Mengkait, tersimpan kisah sederhana tentang semangat bertahan hidup.
Desa yang hanya bisa dijangkau menggunakan speed boat atau pompong dari pusat Kabupaten Kepulauan Anambas itu dihuni masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan.
Keterbatasan akses membuat setiap aktivitas membutuhkan tenaga dan perjuangan lebih.
Di desa tersebut, Rintus (37) menjadi sosok yang akrab dengan gerobak sorong. Pria yang masih lajang itu setiap hari membeli solar dari satu-satunya SPBU di desa yang berada di kawasan lebih tinggi, kemudian mendorong gerobak berisi jeriken BBM menuruni jalan untuk diantarkan ke rumah-rumah warga.
Kehadirannya membantu masyarakat, terutama para lansia, yang tidak lagi sanggup mengangkut BBM sendiri dari SPBU.
Di sela aktivitas itu, Rintus juga memanfaatkan gerobaknya untuk mengangkut hasil tangkapan ikan dari kapal-kapal nelayan yang baru bersandar.
Dari pekerjaan sederhana itulah ia menggantungkan hidup sekaligus menjadi bagian dari roda ekonomi masyarakat pesisir.
Kini pekerjaannya jauh lebih ringan setelah menerima bantuan gerobak sorong melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRK Syariah.
Bantuan tersebut bukan hanya meningkatkan produktivitasnya, tetapi juga memperluas manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan senang mendapat bantuan ini.
Gerobak ini memudahkan saya mencari nafkah sekaligus membantu warga mendapatkan BBM tanpa harus bersusah payah mengangkatnya dari SPBU.
Saya juga bisa lebih mudah mengangkut ikan milik nelayan,” ungkap Rintus.
Baginya, gerobak itu bukan sekadar alat kerja, melainkan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Dengan waktu angkut yang lebih singkat dan tenaga yang lebih efisien, ia dapat melayani lebih banyak warga setiap hari.
Program CSR BRK Syariah menunjukkan bahwa kepedulian kepada masyarakat tidak selalu diwujudkan dalam bantuan berskala besar.
Bantuan yang tepat sasaran mampu menciptakan dampak nyata, menggerakkan ekonomi masyarakat, sekaligus memudahkan aktivitas warga di daerah kepulauan.
Di Desa Mengkait, sebuah gerobak sorong menjadi simbol hadirnya BRK Syariah di tengah masyarakat. Tidak hanya membantu Rintus memperoleh penghasilan yang lebih baik, tetapi juga menghadirkan kemudahan bagi warga untuk mendapatkan kebutuhan energi yang menjadi penopang aktivitas sehari-hari.
Melalui program CSR yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, BRK Syariah terus menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama dan memberi manfaat hingga ke wilayah terdepan di Provinsi Kepulauan Riau.(rls/dre)
Pekanbaru Pos Riau