Rabu , 29 Juli 2026

413 Kasus Terungkap dengan 600 Tersangka, Kapolres: Bengkalis Pintu Masuk Narkoba!

BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Polres Bengkalis secara resmi melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkotika sepanjang tahun 2026, di Markas Polres Bengkalis, Senin (27/7/2026).

Kegiatan ini berlangsung terbuka dan dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan sebagai wujud transparansi penegakan hukum.

Total barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 8.231,15 gram serta 5.005 butir pil ekstasi, yang merupakan hasil pembongkaran jaringan peredaran narkotika berskala internasional.

Langkah ini sekaligus memastikan barang bukti tidak lagi dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengungkapkan, capaian penindakan hingga tanggal 27 Juli 2026 tercatat 413 kasus berhasil diungkap dengan jumlah tersangka mencapai sekitar 600 orang.

Namun angka tersebut belumlah menggambarkan keseluruhan potensi ancaman yang mengintai wilayah ini. Fakta di lapangan menunjukkan jumlah narapidana kasus narkoba mendekati angka 2.000 orang sebagian telah dialihkan ke Rutan Pekanbaru, saat ini masih tercatat sekitar 1.800 hingga 1.900 tahanan kasus narkotika.

“Bengkalis adalah pintu masuk sekaligus jalur vital yang harus terus kita kawal dengan ketat dan penuh kewaspadaan,” tegasnya.

Dipaparkan pula peta persebaran penindakan di seluruh kecamatan: wilayah yang belum tercatat penangkapan bukan berarti bersih dari peredaran, melainkan indikasi jejaring yang belum tersentuh operasi.

Perubahan signifikan mulai terlihat di wilayah Kecamatan Pinggir, serta Polsek Rupat dan Rupat Utara yang dulunya minim kasus, kini mulai menunjukkan pergerakan penindakan yang nyata dan terarah.

Kapolres menegaskan, penangkapan berulang kali tidak akan pernah menyelesaikan masalah jika dilakukan sendirian.

“Kita butuh kolaborasi nyata dan menyeluruh, mulai dari perangkat desa, Kepala Dusun, seluruh instansi terkait, hingga seluruh elemen masyarakat. Polisi tidak akan mampu memenangkan perang ini seorang diri,” ujarnya.

Fakta lapangan juga mencatat penyalahgunaan narkotika kini telah merambah ke kalangan pelajar hingga tempat hiburan malam.

“Tidak ada jalan lain: Satu kata, kita harus memberantas dan memutus rantai peredaran narkoba secara total dan mutlak!” serunya dengan tegas.

Untuk menjamin kepercayaan publik, ia membuka akses penuh bagi masyarakat untuk melapor langsung, dengan nomor kontak pribadinya yang telah disebarluaskan.

“Siapa pun, termasuk oknum kepolisian yang terlibat, saya pastikan akan kami tindak tegas tanpa pandang bulu dan tanpa kompromi sedikit pun,” janjinya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat membuang sikap apatis dan ketidakpedulian. Peredaran narkoba akan terus ada selama kita diam saja. Mari bersatu, hilangkan rasa acuh, dan selamatkan masa depan Bengkalis dari jerat kehancuran.

“Keberhasilan memberantas narkoba bukan milik polisi saja, melainkan milik kita semua,” pungkasnya dengan penuh tekad.(Mil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *