Sabtu , 22 Agustus 2026

Pacu Jalur Eksibisi, Plt Bupati Muklisin Jadi Timboruang Jalur Setda Kuansing  

KUANSING (pekanbarupos.co) — Plt Bupati Kuantan Singingi, H Muklisin ikut turun langsung menjadi timboruang atau bagian dari anak pacuan di Jalur Setda Kuansing.

Keikutsertaan Plt Bupati tersebut tentu menjadi momen menarik dalam ajang Pacu Jalur Eksibisi di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Sabtu (22/8/2026) pagi,

Kehadiran orang nomor satu di Kuansing tersebut membuat suasana di dalam jalur semakin semarak. Tak hanya menyaksikan dari tepian, H. Muklisin memilih merasakan langsung semangat dan perjuangan anak pacuan di atas jalur.

Jalur Setda Kuansing tampil cukup impresif hingga berhasil melaju sebagai juara tiga Pacu Jalur eksibisi. Namun, langkahnya harus terhenti setelah tumbang saat berhadapan dengan Jalur Bhayangkara Polda Riau.

Salah seorang anak pacuan Selendang Puti Rano Biso, Yospendra, warga Beringin Taluk, mengaku senang bisa satu jalur bersama Plt Bupati Kuansing.

“Saya merasa bahagia, ternyata Pak Plt Bupati orangnya asik, ramah juga. Beliau bisa membaur dan ikut merasakan langsung bagaimana rasanya menjadi anak pacuan,” ujar Yospendra.

Sementara itu, H Muklisin mengatakan keikutsertaannya sebagai timboruang merupakan bentuk dukungan sekaligus kecintaannya terhadap tradisi Pacu Jalur yang telah menjadi identitas masyarakat Kuansing.

“Pacu Jalur ini bukan hanya perlombaan, tapi bagian dari budaya dan jati diri masyarakat Kuansing. Saya sangat senang bisa ikut langsung bersama anak-anak pacuan. Kita ingin tradisi ini terus kita jaga, kita lestarikan dan kita kenalkan semakin luas,” ungkap H. Muklisin.

Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, anak pacuan dan seluruh pihak menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlangsungan Pacu Jalur.

Meski belum menjadi juara pertama, capaian runner up yang diraih Selendang Puti Rano Biso tetap menjadi kebanggaan. Apalagi, perjuangan di gelanggang Pacu Jalur bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi tentang semangat, kekompakan, tradisi dan marwah masyarakat Kuansing.(cil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *