PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co)-Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pelalawan mulai berdampak pada ketersediaan sumber air serta meningkatkan kerawanan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Di tengah kondisi tersebut, Bupati Pelalawan H Zukri Misran, SM, MM Pelalawan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah Subhanahu wa ta’ala melalui pelaksanaan salat Istisqa berjamaah, sebagai ikhtiar syar’i untuk memohon diturunkannya hujan yang berkah.
Ajakan Pemkab Pelalawan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.8/KESRA/VIII/2026/32 tentang Pelaksanaan Salat Istisqa Berjamaah. Pemerintah daerah meminta perangkat RT/RW, kepala lingkungan (Kaling), serta seluruh unsur terkait untuk mengajak masyarakat mengikuti pelaksanaan salat sunnah tersebut.
Disebutkan, untuk tingkat Kabupaten Pelalawan, salat Istisqa akan dilaksanakan secara serentak pada Selasa, 25 Agustus 2026 dimulai pukul 07.15 WIB hingga selesai berlokasi di lapangan Mini Soccer, Pangkalan Kerinci.
Sementara itu, pelaksanaan di tingkat kecamatan juga dilakukan secara serentak pada hari dan tanggal yang sama, mulai pukul 07.30 WIB, bertempat di lapangan/halaman masjid atau tempat yang telah ditentukan di desa dan kelurahan masing-masing.
Disebutkan, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk memperbanyak istighfar, bertobat, bersedekah, memperbanyak amal kebajikan, serta melaksanakan puasa sunnah sehari sebelum salat Istisqa, yakni puasa Senin. Masyarakat juga dianjurkan mengenakan pakaian sederhana dan tidak berlebihan.
Salat Istisqa bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menjadi momentum untuk menyadari kelemahan manusia dan kembali memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.
Melalui pelaksanaan salat Istisqa ini, masyarakat Pelalawan diharapkan tidak hanya memohon turunnya hujan, tetapi juga memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan dengan Allah.
“Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala segera menurunkan hujan yang bermanfaat, membawa keberkahan, memenuhi sumber-sumber air, serta menjauhkan Pelalawan dari bencana kebakaran hutan dan lahan,”tutupnya.(amr)
Pekanbaru Pos Riau