JAKARTA (pekanbarupos.co) — Bukan sekadar menerima penghargaan, Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho SE MM membawa cerita tentang pembenahan infrastruktur Kota Pekanbaru ke panggung nasional.
Agung Nugroho meraih Penghargaan Pembangunan Infrastruktur dalam ajang Pemimpin Daerah Award 2026 yang digelar di LCH Lantai 14 iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, pada malam puncak Pemimpin Daerah Award 2026.
Penghargaan ini menjadi sorotan karena diberikan di tengah upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membenahi persoalan infrastruktur, khususnya jalan, yang selama ini menjadi salah satu keluhan utama masyarakat.
Usai menerima penghargaan, Agung menyampaikan apresiasi kepada iNews Media Group selaku penyelenggara. Ia menilai penghargaan tersebut memiliki arti penting karena berkaitan langsung dengan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Senang rasanya kita dapat penghargaannya, apalagi penghargaannya ini betul-betul yang dirasakan oleh masyarakat tentang pembangunan infrastruktur,” ujar Agung.
Menurut Agung, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu program prioritas Pemko Pekanbaru sejak 2025. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat perbaikan ruas jalan rusak melalui program overlay atau pengaspalan ulang.
Hasilnya, sepanjang 42 kilometer jalan di Kota Pekanbaru disebut telah diperbaiki sepanjang 2025.
Namun, pembenahan infrastruktur tidak berhenti pada pengaspalan. Pemko Pekanbaru juga menyelesaikan persoalan keuangan daerah berupa utang infrastruktur senilai Rp470 miliar yang sebelumnya menjadi beban pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, dari awal tahun 2025 kita juga bisa menyelesaikan utang infrastruktur yang Rp470 miliar. Jadi tidak hanya melunasi utang, tapi kita juga berhasil membangun 42 kilometer jalan di Kota Pekanbaru. Semua teraspal baru kembali,” ungkap Agung.
Target 150 Kilometer Jalan
Memasuki 2026, Pemko Pekanbaru tidak mengendurkan pembangunan infrastruktur. Justru targetnya diperbesar.
Agung menyebut pemerintahannya menargetkan 50 kilometer jalan kembali diaspal, ditambah 100 kilometer jalan perumahan.
Dengan target tersebut, total penanganan jalan yang dibidik pada 2026 mencapai 150 kilometer.
“Bahkan di 2026 ini target kita sampai di 50 kilometer jalan yang diaspal, termasuk 100 kilometer untuk jalan perumahan. Tentu ini bukan tentang saya, tapi tentang seluruh masyarakat Kota Pekanbaru,” katanya.
Agung menegaskan, penghargaan yang diterimanya bukan semata-mata keberhasilan pribadi. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap kerja bersama jajaran Pemko Pekanbaru dan masyarakat dalam mendorong perbaikan infrastruktur.
Baginya, penghargaan tersebut justru menjadi tantangan baru agar pembangunan tidak berhenti pada pencapaian yang sudah diraih.
“Ini tentu penambah semangat bagi kami bagaimana bekerja lebih maksimal dengan membuat program-program yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kota Pekanbaru yang kami cintai,” tutup Agung.
Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 itu sekaligus menjadi pemacu bagi Pemko Pekanbaru untuk melanjutkan pembenahan infrastruktur. Setelah menyelesaikan utang infrastruktur Rp470 miliar dan memperbaiki 42 kilometer jalan pada 2025, pemerintah kota kini memasang target yang lebih besar pada 2026: 150 kilometer jalan ditangani.(dre)
Pekanbaru Pos Riau