Sabtu , 3 Oktober 2026

Tembus Rp240 Miliar dengan NPL Nol Persen, Realisasi Pembiayaan BRKS Cabang Jakarta Lebihi Target

JAKARTA (pekanbarupos.co) – Kinerja bisnis BRK Syariah Cabang Jakarta menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026.

Terhitung hingga 2 Oktober, realisasi pembiayaan telah mencapai Rp240 miliar, melampaui target pembiayaan untuk periode berjalan.

Tak hanya mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan, BRK Syariah Cabang Jakarta juga berhasil menjaga kualitas portofolio yang tingkat pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) tercatat nol persen.

Branch Manager BRK Syariah Cabang Jakarta, Indra Bayu, mengatakan capaian pembiayaan tersebut menjadi salah satu indikator positif terhadap perkembangan bisnis cabang Jakarta.

“Alhamdulillah NPL kita nol. Lancar semua,” ujar Indra, Jumat (2/10/2026).

Dari total pembiayaan Rp240 miliar, segmen komersial menjadi penyumbang terbesar dengan nilai mencapai Rp215 miliar. Sementara pembiayaan segmen konsumer tercatat sebesar Rp25 miliar.

Indra mengatakan pencapaian tersebut tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan volume pembiayaan, tetapi juga diikuti dengan penguatan mitigasi risiko.

Proses analisis terhadap calon nasabah dilakukan sejak awal untuk memastikan pembiayaan yang disalurkan memiliki kualitas yang baik.

Menurutnya, mayoritas nasabah BRK Syariah Cabang Jakarta merupakan pelaku usaha asal Riau yang telah memiliki bisnis mapan. Kondisi tersebut turut didukung dengan jaminan yang dinilai kuat.

“Kedekatan emosional diperlukan. Jadi mitigasi risiko kami sangat kuat. Dari awal semuanya sudah kami perhitungkan,” katanya.

Pertumbuhan positif juga terlihat dari sisi penghimpunan dana. Hingga September 2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRK Syariah Cabang Jakarta mencapai Rp5,89 triliun, tumbuh signifikan sebesar 128,7 persen secara tahunan.

Pertumbuhan DPK tersebut turut menopang peningkatan sejumlah indikator kinerja. Laba tercatat tumbuh 121,59 persen yoy, aset meningkat 132,21 persen, sementara pendapatan tumbuh 127,12 persen.

Dari total DPK tersebut, komponen giro tercatat sekitar Rp168 miliar. Sementara sumber dana utama berasal dari Kementerian Keuangan dan nasabah asal Riau.

Dalam strategi penghimpunan dana, BRK Syariah Cabang Jakarta mulai mengarahkan pengelolaan dana lebih besar ke deposito. Strategi tersebut dinilai dapat memberikan struktur pendanaan yang lebih kuat dan membantu menjaga stabilitas dana di tengah dinamika pasar.

Meski realisasi pembiayaan telah mencapai Rp240 miliar, BRK Syariah Cabang Jakarta masih terus membuka ruang ekspansi hingga akhir tahun.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, sejumlah pipeline pembiayaan komersial senilai sekitar Rp128 miliar telah disiapkan dan ditargetkan dapat terealisasi hingga Desember 2026.

Basis nasabah cabang Jakarta saat ini masih banyak berasal dari wilayah Riau dan Kepulauan Riau, khususnya pada segmen ritel market.

Ke depan, BRK Syariah Cabang Jakarta akan memperluas pembiayaan ke sektor-sektor strategis, terutama minyak dan gas (migas) serta agribisnis.

Indra mengatakan sektor tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sekaligus menjadi bagian dari strategi diversifikasi portofolio pembiayaan BRK Syariah di Jakarta.

Di tengah pertumbuhan bisnis yang cukup signifikan, BRK Syariah Cabang Jakarta tetap mencermati sejumlah tantangan. Salah satunya adalah konsentrasi DPK yang masih cukup besar pada deposito korporasi dan deposan besar.

Selain itu, masih terdapat gap intermediasi yang perlu dikonversi menjadi pembiayaan produktif.

Percepatan pipeline menjadi salah satu strategi yang disiapkan untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan sekaligus menjaga momentum pertumbuhan bisnis.

“Persaingan dana memang berputar. Jadi memang harus kuat di BRK Syariah. Kalau tidak, dana nasabah itu cepat pindah,” ujar Indra.

Dengan pembiayaan yang telah mencapai Rp240 miliar, pertumbuhan DPK sebesar 128,7 persen, serta kualitas pembiayaan yang tetap terjaga dengan NPL nol persen.

BRK Syariah Cabang Jakarta terus memperkuat fondasi bisnis untuk menghadapi sisa tahun 2026.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *