INHU (pekanbarupos.co) — SMP Swasta Tunggal Lestari PT. Tunggal Perkasa Plantations (PT.TPP) mendapat kunjungan dari Tim Indonesia Safety Driving Centre (ISDC) Riau. Kunjungan ini dalam rangka melaksanakan kegiatan ISDC Goes to School yang dilaksanakan dibeberapa daerah di Riau.
Senin 8 Januari 2024 bertempat di ruang serbaguna sekolah, seluruh siswa siswi SMPS tunggal lestari Lirik menerima materi tentang cara aman berkendara yang disampaikan oleh tim ISDC Riau, bapak Pramudia Nugraha dan ibu Riati.
Kegiatan ini dihadiri oleh korwil kecamatan lirik, Ibu Sri Wahyuni, pengawas SMP kabupaten Indragiri Hulu, ibu Hesti , manajemen PT.TPP bapak Panji Eka Wisnuaji dan bapak Angga Perdana, dan tim guru PT. TPP. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan memotivasi siswa siswi SMPS Tunggal lestari menanamkan sejak dini peraturan lalu lintas, tertib dan berdisiplin berlalu lintas.
Tertib berlalu lintas bukan saja untuk keselamatan diri sendiri, tetapi juga untuk keselamatan orang lain dan masyarakat sesama penguna jalan.
Training safety berkendara juga merupakan suatu bentuk sosialisasi terhadap siswa dan siswi tentang bagaimana cara aman dan juga nyaman dalam berkendara sepeda motor. “ ada tiga faktor yang bisa mempengaruhi kecelakaan, pertama faktor manusia, kedua faktor kendaraan, dan ketiga faktor alam atau jalan. Semuanya harus dalam kondisi baik, agar kita terhindar dari kecelakaan” tegas Pramudia Nugraha selaku Narasumber.
Usia anak anak tingkat SMP merupakan usia yang labil, sehingga mereka harus mendapatkan pemahaman yang baik tentang pentingnya berkendara dengan aman dan nyaman. “ Selayaknya untuk bisa mengendarai sepeda motor, siswa siswi harus sudah berusia 17 tahun dan memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM” tegas Angga Perdana selaku Inspektur keselamatan PT.TPP.
Siswa siswi sangat antusias mengikuti kegiatan ini, banyak ilmu yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya itu, pada sesi diskusi beberapa siswa mengajukan pertanyaan seputar berkendara. Bagi siswa dan siswi yang berani bertanya mendapatkan door prize dari Tim ISDC dan Tim Guru.
“Sebagai generasi milenial, siswa siswi juga harus paham tentang peraturan lalu lintas dan cara aman berkendara”, ungkap Jumarwan selaku kepala sekolah.
Sebagai bentuk penanaman disiplin sejak dini, pada tahun 2022, SMPS Tunggal lestari membentuk polisi sekolah yang beranggotakan 10 siswa. Polisi sekolah bertugas membantu menegakkan disiplin sekolah.
Selain itu, polisi sekolah juga dilibatkan dalam kegiatan perusahaan, bermitra dengan Safety dan Sekuriti PT.TPP. Sebagai contoh, kegiatan Razia di lingkungan kebun. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa dan siswi selaku generasi muda. (war)
Pekanbaru Pos Riau