Rabu , 29 April 2026
Sekdakab Kuansing Dedy Sambudi dan Kapolres AKBP Pangucap Priyo Soegito saat memantau harga sembako di Pasar Benai, Kamis (11/1).cil

Pasca Nataru, Harga Sembako Stabil, Pemkab dan Forkopimda Pantau Harga Sembako

KUANSING (pekanbarupos.co) –Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing melakukan pemantauan harga dan ketersediaan barang sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kamis (11/1).

Tim gabungan terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kuansing, dan Forkopimda diantaranya, Polres dan TNI, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri dan Pemerintah Kecamatan Benai.

Selanjutnya, tim gabungan yang dipimpin Sekdakab Kuansing H Dedy Sambudi dan Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito tersebut melakukan monitoring ke Pasar Benai. “Monitoring ini guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kuansing,” ungkap Sekda Dedy Sambudi kepada Pekanbaru Pos, Kamis (11/1).

Monitoring harga sembako ini kata Sekda, sesuai arahan Presiden dan Kemendagri bahwa Pemda wajib melakukan pemantauan kenaikan bahan pokok pasca libur Natal dan Tahun Baru 2024. “Hari ini kami bersama Forkopimda melakukan survei cek harga di Pasar Benai; apakah ada kenaikan bahan pokok selama libur Natal atau tidak,” tegas Sekda.

Hasil survei kata Sekda, ada bahan pokok yang mengalami kenaikan, diantaranya daging ayam boiler dan telur ayam. Meski begitu, ada juga yang mengalami penurunan seperti ikan laut dan bawang merah. “Alhamdulilah, meski ada bahan pokok yang naik, tapi kenaikan itu masih tergolong normal. Sementara harga komoditas yang lain stabil,” ungkapnya.

Kenaikan dua komoditas tersebut lanjutnya, dipengaruhi stok yang terbatas sementara permintaan masyarakat sangat tinggi selama libur Natal dan Tahun Baru 2024. “Selain pasar tradisional, tidak menutup kemungkinan survei harga kita lakukan ke distributor,” katanya.

Sekda mengatakan Pemkab dan tim gabungan akan terus memantau dinamika harga untuk mencegah lonjakan yang signifikan, guna menjaga daya beli masyarakat. “Tujuan pemantauan ini sebagai bahan kita untuk mengambil kebijaksanaan, intervensinya seperti apa nanti kalau ada kenaikan harga,” imbuhnya.

Sementara Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito menerangkan bahwa distribusi bahan pokok yang masuk ke Kuansing masih lancar. Meski jalan lintas tengah menjadi alternatif, setelah jalan lintas timur tak bisa dilalui akibat banjir. “Meski arus dari lintas timur dialihkan ke lintas tengah, tak berpengaruh terhadap distribusi sembako,” katanya.

“Tidak terkendala. Tidak ada keterlambatan distribusi sembako. Sehingga tidak berpengaruh terhadap kenaikan harga,” ungkapnya.

Sementara hasil kegiatan monitoring di Pasar Benai, kata Kapolres, harga sembako terbilang masih normal. Ketersediaannya pun mencukupi. Kondisi ini diperlukan karena sebentar lagi akan digelar Pemilu 2024. “Alhamdulilah, kondisi harga masih aman. Apalagi sebentar lagi mau Pemilu. Tentu ini bisa mendorong situasi Kamtibmas semakin kondusif,” katanya.(cil)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *