
Salah satu link penipuan.
PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) –Waspada. Link pishing yang merupakan kejahatan siber marak. Sudah banyak yang menjadi korban. Baik yang melapor ke polisi atau hanya makan hati menelan pil pahit uang hilang jutaan rupiah.
Selasa (10/1), Arip Ripani, warga Jalan Pemda Pangkalan Kerinci menceritakan salah seorang temannya menjadi korban link penipuan berdalih notifikasi belanja online.
“Hari ni ade sorang kawan yang kene tipu, tapi tipu ni kat dunie gaiblah, dan kes ni perlulah kite waspadai, agar tak tejadi pade kekawan yang belom tekene,”kata Arip dengan logat Melayu seberang kepada media ini kemarin.
Arip pun bertutur, temannya yang tidak disebutkan namanya itu mengalami kerugian Rp 5 juta, setelah uangnya yang tersimpan di rekening bank disedot pelaku penipuan setekah mengklik link pancingan yang masuk ke nomor telepon seluler korban.
“Kawan ni dapat pesan WA tentang barang pesanan, dalam pesanan tu disertekan sebuah link, die klik link tu,” beber Arip.
Apa yang terjadi, pria kelahiran Pulau Mendol menambahkan, setelah link diklik, langsung saja masuk notifikasi.
“Tetibe die dapat message OTP bahwe pembayaran perbelanjaan berhasil. Message ni sebanyak 5 kali debet. Dari 5 kali debet kene sedot sebanyak Rp 5 juta,”paparnya.
Namun aksi penipuan ini terhenti. Korban langsung sadar, kalau menjadi korban kejahatan elektronik.
“Sada akan penipuan die pon melakukan panggilan telepon untok meblokir kartu debet die, barulah berhenti belanja yang menyedot uang teman saye tu,”ujar Arip yang merasa ikut prihatin atas kejadian itu.
Terlebih lagi, jangan hal serupa menimpa orang banyak.” Berpengalaman dari kejadian di atas, dapatlah dijadikan pembelajaran bahwa kite harus lebeh hati-hati dalam menggunekan metode belanje,”pesan Arip mengingatkan masyarakat luas agar terhindar korban pancingan penipu.
“Saye sendiri dalam berbelanje ni selalu menggunekan metode jumpe kat darat baru baya, kate orang sekarang COD. Saye tak pakai alam gaib, takot kene macam nilah, sebab sayepon penah kene,”kata Arip yang ternyata pernah juga menjadi korban link pishing.
“Jangan asal klik link yang masuk ke kotak pesan HP kite,”pungkasnya.
Disebutkan, link phising adalah kejahatan elektronik berupa penipuan. Biasanya, korban akan dipancing untuk men-klik link yang disebarkan. Tujuannya adalah untuk mengambil data penting yang bisa menguntungkan si penjahat. Link phising sendiri diambil dari kata fishing yang artinya memancing.(amr)
Pekanbaru Pos Riau