Sabtu , 18 April 2026

Tanggul Rendah Kuala Kampar Direndam Banjir Pasang

Akibat tanggul rendah air pasang keling plus air hujan merendam ibu kota Kecamatan Kuala Kampar, Kelurahan Teluk Dalam.

KUALAKAMPAR (pekanbarupos.co) — Tanggul penahan luapan air laut terlalu rendah. Akibatnya, luapan air laut merendam Kelurahan Teluk Dalam Kuala kampar. Tak hanya fasilitas umum yang terdampak, bahkan rumah warga ikut terkena banjir.

“Biasanya, pasang keling merendam Teluk Dalam pada bulan Desember saja. Dan itu memang terjadi setiap tahun, juga bulan-bulan lainnya. Tapi sekarang makin parah saja,” kata Ketua Forum Masyarakat Kuala Kampar (FMKK) Agustian, Selasa (24/1/2023).

Agustian, bersama ratusan masyarakat tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya melihat arus air laut plus air hujan merendam rumah warga juga merendam badan jalan di ibu kota Kecamatan Kuala Kampar tersebut.
“Ini karena tanggul penahan air pasang laut yang dibangun Pemkab Pelalawan lebih rendah dari air pasang.

Akibatnya, air melampaui tanggul dan merendam ratusan atau bahkan ribuan rumah warga,”ungkap Agustiar.
Meski tak bisa berbuat banyak, namun bagi warga yang rumahnya dimasuki air, terpaksa menyelamatkan harta benda mereka.

“Kalau rumah yang masuk air, terpaksa harta bendanya diselamatkan. Tapi, kalau jalan umum yang terendam sampai 50 centimeter ini, ya terendamlah. Aktivitas warga jadi terganggu,” paparnya sambil menyebutkan pasang ini diperkirakan akan terjadi hingga beberapa hari kedepan.

Mestinya lanjut Ketua FMKK lagi, mestinya pembangunan tanggul itu bisa menyelamatkan masyarakat dari terjangan pasang laut, bukan sebaliknya.

“Tahun ini ada rehab atau pembangunan tanggul oleh Pemda, tapi malah lebih dari yang sebelumnya. Ya, beginilah jadinya,” benernya.

“Kami harap Pemda Pelalawan mencarikan solusi, kalau tidak selamanya lah kondisi parah ini dialami masyarakat. Belum lagi ancaman abrasi dan lainnya,” harap harap Agustiar. (amr)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *