

RASULULLAH shollallahu ‘alaihi wassalam memberikan nasehat kepada seorang sahabat yang mulia Mu’adz bin Jabbal untuk menyampaikan kepada ahli kitab beberapa hal, di antaranya adalah kewajiban berzakat dengan kalimat: “Sampaikan bahwa Allah telah mewajibkan zakat kepada harta benda meraka, yang dipungut dari orang-orang kaya dan diberikan kepada orang-orang miskin yang ada di antara mereka.”

Menyantuni dan memuliakan anak yatim merupakan salah satu bentuk amalan yang pahalanya sangat besar disisi Allah Subhanahuwata’ala. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim seperti ini di surga.” Kemudian, beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah yang menunjukkan kedekatan dan kebersamaan.

Dua dalil ini menjadi motivasi tersendiri bagi Bupati Pelalawan H Zukri Misran,SE untuk terus mendukung program yang diusung oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan. Bahkan, selain itu duet Zukri-Nasarudin ini juga sangat prioritas terhadap kondisi anak yatim yang ada di daerah ini.

Alhasil, karena mendukung pengelolaan zakat dan memuliakan anak yatim Bupati Pelalawan H Zukri SE mengulang kembali prestasinya pada Baznas Award. Untuk kedua kalinya Bupati Pelalawan Zukri meraih penghargaan Baznas Award 2024 kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik. Kegiatan penyerahan penghargaan berlangsung di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (29/02/ 2024) lalu.
Penghargaan Baznas Award tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Republik Indonesia Prof Dr KH Noor Achmad dan juga dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas. BAZNAS Award sendiri adalah penghargaan tahunan yang diberikan oleh BAZNAS RI kepada individu atau lembaga yang berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Salah satu kategori dalam BAZNAS Award adalah “Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik”.
Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hadiah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan yang berpartisipasi dalam berzakat.
“Alhamdulillah ini merupakan penghargaan untuk kita semua, terutama untuk seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan. Dengan komitmen kita semua untuk berzakat, tentu kita telah bekerjasama dalam berbuat kebaikan. Zakat ini pun digunakan untuk kemaslahatan umat dan digunakan untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan,” ungkap Zukri.
Dengan diiterimanya penghargaan ini , Bupati Zukri berharap dapat menjadi motivasi dalam berbuat baik. “Dengan penghargaan ini tentu bisa motivasi bagi kita untuk terus berkomitmen dan istiqomah dalam menjalankan perintah Allah yakni membayar zakat, terus berbuat baik dan terus membantu fakir dan miskin untuk merubah kehidupannya menjadi lebih baik dan sejahtera,”ajaknya.
“Semoga kedepannya kita bisa semakin banyak berzakat sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat kita bantu bersama. Terimakasih sekali lagi kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan, ini adalah penghargaan untuk kita semua.”sambung Bupati Zukri.
Peraih Baznas Award kedua kalinnya ini membeberkan kiat dan strategi untuk dapat mencapai potensi zakat, wilayahnya. Salah satunya, mewajibkan ASN berzakat melalui Baznas dengan sistem payroll. Selain itu, para pengusaha-pengusaha juga didorong untuk berpartisipasi untuk zakat di Baznas. “Zakat kita meningkat, sebelumnya Rp6-7 Miliar, di tahun 2023 sudah Rp 12 miliar.
Bupati pun mengucap syukur, hasil dari kolaborasi mengumpulkan zakat itu dapat digunakan kepada masyarakat Pelalawan yang membutuhkan. “Bahkan kami dapat menekan angka kemiskinan ekstrem di bawah 4 persen. Zakat melalui Baznas ini sangat membantu untuk menekan kemiskinan ekstrem,” imbuhnya.
Bupati Pelalawan menyatakan, apresiasinya atas penghargaan yang diraihnya ini. Menurutnya, dengan diraihnya penghargaan ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi Pemkab Pelalawan untuk terus berkomitmen dan istiqomah dalam menjalankan perintah Allah Subhanahuwata’ala. “Dengan membayar zakat dan komitmen bersama untuk terus berbuat baik dalam membantu fakir miskin sehingga mereka dapat hidup lebih baik,” katanya.
Dia menyampaikan rasa syukur dapat membantu orang banyak yang membutuhkan melalui Baznas. Penghargaan ini, kata Zukri bukan membuat kita sombong dan jumawa melainkan menjadi motivasi untuk terus mengkampanyekan zakat ditengah masyarakat.
Lanjut Bupati, betapa penting peran zakat dalam menggalakkan ekonomi umat terutama dalam membantu dan menolong yang fakir dan miskin guna meningkatkan kesejahteraan umat. ‘’Mari sisihkan rezeki bagi sesama menuju kesejahteraan dan bersama kita wujudkan Pelalawan Maju,”pungkasnya berharap.
Di kesempatan lain, Bupati Pelalawan H Zukri Misran,SE juga meraih penghargaan sebagai kepala daerah yang peduli terhadap anak yatim. Penghargaan tersebut berasal salah satu media ciber.
Sangat objektif. Karena untuk memuliakan anak yatim Pemkab Pelalawan menganggarkan alokasi dana hampir Rp 16 miliar. 5.300 anak yatim telah mendapatkan manfaatkan dari program prioritas ini. Rp 3 juta/tahun untuk satu anak yatim yang tersebar diseluruh Kabupaten Pelalawan.
Bupati Zukri mengatakan saat ini Pemkab Pelalawan memiliki beberapa program strategis unggulan. Salah satu program tersebut adalah santunan anak yatim se-Kabupaten Pelalawan.
“Ada sekitar 5.300 orang anak yatim yang saat ini telah mendapatkan santunan, Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah menganggarkan milyaran rupiah setiap tahunnya, melalui APBD untuk menyatuni yatim. Ini semua saya lakukan karena Saya tidak mau mendengar ada anak yatim di Kabupaten Pelalawan yang terlantar,” katanya pada banyak kesempatan.
Selama satu tahun ini, lanjut Bupati Zukri Pemkab Pelalawan telah menyiapkan anggaran bantuan tersebut sebesar kurang lebih Rp15,9 miliar. “Jadi setiap anak yatim akan mendapatkan bantuan sebesar Rp250 ribu per bulan dan setahunnya sebesar kurang lebih Rp3 juta,” paparnya.
Zukri menambahkan program bantuan anak yatim ini, merupakan niat atau nazar dirinya saat ingin maju jadi Bupati Pelalawan. Waktu itu dirinya sholat dan berdoa akan hal tersebut, dengan niat baik yang diinginkan, alhamdulillah impian tersebut dikabulkan oleh Allah Subhanahuwata’ala.
Selain bantuan anak yatim, Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga menganggarkan bantuan untuk lansia, imam dan muazim masjid se-Kabupaten Pelalawan. ‘’Saya berharap melalui bantuan yang telah diberikan, hendaknya bermanfaat dan dapat membantu meringankan beban kehidupan buat anak-anak yatim di Kabupaten Pelalawan,’’ harapnya.
Ketua Baznas RI KH. Noor Achmad yang hadir saat penyerahan Baznas Award 2024 mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Agama yang telah memberikan kesempatan kepada Baznas untuk mengembangkan diri dan terus bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada gubernur di seluruh Indonesia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam aktivitas zakat di Indonesia.
Dalam keterangannya, BAZNAS RI menyebut orang nomor satu di Pelalawan itu sangat layak menerima penghargaan bergengsi BAZNAS Award tahun ini karena sebagai kepala daerah, Bupati Zukri dinilai memiliki peran aktif dan kontribusi besar dalam mendukung gerakan zakat di wilayah Kabupaten Pelalawan.
“Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Bupati Pelalawan yang telah terpilih mendapatkan BAZNAS Awards 2024 sebagai Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik,” ucap Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad, saat penganugerahan.
Diakuinya, Baznas hingga saat ini telah melakukan kolaborasi penuh dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ). “Jadi sebisa dan sebanyak mungkin masyarakat dipermudah untuk membayar zakat. Baznas seluruh Indonesia dengan LAZ selalu berkoordinasi baik dalam penghimpunan maupun penyaluran,” jelasnya.
Melalui Baznas Awards, kata dia, apresiasi diberikan baik kepada pemerintah maupun pelaku zakat. Karena sinergi yang telah mereka berikan baik untuk penghimpunan sekaligus untuk penyaluran.(adv)
Pekanbaru Pos Riau