
Kades Lahai Kemuning, Ahmad Rois saat mengungkapkan kekecewaannya terhadap anggota DPRD Inhu Dapil II pada Musrenbang tingkat Kecamatan Batang Cenaku.
INHU (pekanbarupos.co) — Musrenbang RKPD tahun 2024 tingkat kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun anggaran 2023 yang digelar Senin (6/2/2023) diwarnai bentuk kekesalan dan kekecewaan terhadap sejumlah anggota DPRD Inhu yang sempat hadir.
Sentilan terhadap Wakil rakyat itu dilontarkan oleh salah satu peserta yang diketahui merupakan Kades Lahai Kemuning, Ahmad Rois. Bentuk kekecewaan itu menurutnya sangatlah beralasan.
Pasalnya, anggota DPRD Inhu dapil II kala itu (Musrenbang tahun lalu ) berjanji akan memperjuangkan alur transportasi milik Pemda Inhu sepanjang lebih kurang 28 km dengan istilah harga mati. Namun nyatanya janji itu hanyalah bak isapan jempol belaka.
Jalan sepanjang 28 km yang dimaksud Kang Rois, sebutan Kades Lahai Kemuning ini, terbentang mulai desa Batupapan, Alim, Sipang, Lahai Kemuning hingga desa Sanglap.
“Kami sebenarnya ingin menagih janji bapak bapak Dewan. Insfratruktur jalan yang kami dambakan selama ini ditahun ini tak direalisasikan. Padahal, waktu itu bapak berjanji akan mengawal jalan ini dengan istilah harga mati,” ucap Kang Rois.
Kendati demikian, Rois juga tetap menaruh harapan dan percaya jika para wakil rakyat yang berada di dapil II akan tetap berkomitmen pada tahun depan usulan terkait skala prioritas insfratruktur jalan yang dimaksud akan diperjuangkan oleh anggota DPRD Inhu tersebut.
“Kami mohon bapak bapak tetap mengawal dan memperjuangkan kondisi jalan di daerah kami,” pinta Rois.
Hal itu kemudian ditanggapi oleh salah seorang anggota DPRD Inhu, Suharto. Dikatakan Suharto, dirinya bersama anggota DPRD Inhu yang sempat hadir dalam Musrenbang kali ini akan berkomitmen kembali untuk mengawal skala prioritas jalan itu.
“Setuju tidak bapak bapak Kades, jika semua dana kita fokuskan ke jalan Desa Puntianai hingga Sanglap. Jika setuju, berapa kita anggarkan, Rp 2 milyar atau Rp 2,5 Milyar,” ucap anggota DPRD Inhu dari fraksi berlambang kakbah ini.
Menurut Suharto, Jalan desa Puntianai hingga Sanglap sangatlah memprihatinkan jika diguyur hujan. Sehingga mengganggu roda perekonomian masyarakat desa setempat yang notabene merupakan petani dan pekebun.
“Tahun depan harus dianggarkan dan direalisasikan,” tegas Suharto.(har)
Pekanbaru Pos Riau