Sabtu , 18 April 2026

 Hanya 20 Persen Masyarakat Peduli Sampah

HPSN, SMAN 1 Bunut, Pelalawan menggelar beragam kegiatan termasuk mengutip sampah.

BUNUT (pekanbarupos.co) — Lazimnya Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati tiap tahun oleh keluarga SMAN 1 Bunut Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan. Termasuk tahun 2023 ini. Kegiatan mengutip sampah terus digalakkan. Apalagi hanya 20 persen masyarakat yang peduli sampah.

“Dari data riset Kementerian Kesehatan diketahui hanya 20 % masyarakat yang peduli akan sampah.
Berarti 80 % masayarakat Indonesia rendah akan kesadaran efek dari sampah ini,”kata Kepala SMAN 1 Bunut Thomas Abiansah, M. Pd, Selasa (21/2/2023).

Hal ini dikatakan Thomas, kemarin, disela-sela agenda gotong royong mengutip sampah, membersihkan lingkungan dan sekitarnya bersama majlis guru dan ratusan pelajar SMAN Bunut.

” Tiap tanggal 21 Februari 2023 ini kita rutin memperingati HPSN. Momen ini bertujuan untuk
menyadarkan masyarakat SMA Negeri 1 Bunut terutama anak didik kami. Dengan kegiatan ini mampu memberikan kesadaran betapa
pentingnya pengelolaan sampah khususnya di lingkungan sekolah dan umumnya dilingkungan masyarakat,” ungkapnya.

Menurut pria jebolan Unri Jurusan Kimia ini, seluruh komponen, masyarakat di semua level termasuk pelajar harus segera menyadari bahwa efek dari sampah ini akan sangat buruk bagi lingkungan alam.

“Terutama bagi manusia, karena pada sampah yang berserakan dan menumpuk akan menyebabkan banjir
level rendah sampai yang tinggi dan juga ketika sampah ini menumpuk nantinya akan membusuk dan yang
akan terjadi pasti terdapat banyak penyakit dari bakteri dan virus,” benernya sambil menyebut ancaman yang ditimbulkan dari sampah yang berserakan masyarakat sangat rentan terkena seperti diare, DBD, malaria, tifus, disentri, jamur, kolera, dan begitu juga berbagai penyakit kulit lainnya dan tentunya akan menyebabkan kematian.

“Satu-satunya harapan yang segera muncul ditiap individu maupun kelompok adalah kesadaran cinta lingkungan. Tentunya dengan cara membersihkan lingkungan dari sampah sarap yang berserakan,”ujarnya.

Thomas juga menyampaikan harapannya, melalui kegiatan HPSN ini berharap bahwa tingkat kesadaran
masyarkaat khususnya anak-anak didiknya di SMA Negeri 1 Bunut memiliki tingkat kesadaran yang tinggi terhadap efek dari sampah dan umumnya masayarakat sekitar tentunya tidak membuang sampah sembarangan,”papar Kepala SMAN 1 Bunut.

” Tak hanya itu, hendaknya pelajar dan masyarakat berani berinovasi menghasilkan manfaat-manfaat dari pengelolaan sampah ini sendiri,”pungkasnya.

Dalam kegiatan bersih-bersih dengan membawa karung untuk tempat sampah yang bertebaran di jalanan hadir juga Pengawas SMAN H H Zarfi, M. Pd dan lainnya.(amr)

Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Rabu (21/2).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *