KUALA KAMPAR (pekanbarupos.co) – Masyarakat Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, masih menunggu realisasi layanan listrik 24 jam yang telah lama mereka harapkan.
Hingga kini, permintaan tersebut belum dipenuhi oleh pihak PLN, meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah setempat untuk memperjuangkannya.
Camat Kuala Kampar, Elrasyidi Albi, S.Sos, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima banyak keluhan dari warga terkait layanan listrik yang masih terbatas. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah menyampaikan aspirasi masyarakat kepada PLN untuk peningkatan pelayanan, terutama menjelang bulan Ramadan.
“Kemarin warga ada juga yang menemui saya menyampaikan keluhan soal PLN. Saya sudah sampaikan ke PLN agar meningkatkan pelayanan pelanggan. Selama Ramadan, kita minta PLN menghidupkan mesin lebih awal, mulai pukul 16.00 sampai pukul 07.00 pagi. Untuk hari Minggu, listrik dinyalakan sampai pukul 12.00 siang,” ujar Elrasyidi, Senin (25/2).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa permintaan listrik 24 jam sudah diajukan, namun hingga saat ini belum terealisasi.
Hal ini membuat masyarakat terus berharap agar PLN segera memenuhi kebutuhan listrik penuh guna meningkatkan kesejahteraan dan aktivitas ekonomi di daerah tersebut.
Masyarakat Kuala Kampar berharap ada solusi konkret dari pihak PLN untuk merealisasikan layanan listrik 24 jam. Keberlanjutan pasokan listrik sangat penting, terutama bagi pelaku usaha kecil, rumah tangga, serta dalam mendukung kegiatan ibadah selama Ramadan yang semakin dekat.
Menanggapi pernyataan dan harapan masyarakat Kuala Kampar, manager PLN ULP Pangkalan Kerinci, Eykel Boy Ginting belum memberikan keputusan apapun. Hanya saja ia memastikan akan menyampaikan harapan dan tuntutan masyarakat ke manajemen.
“Usulan permohonan tersebut akan kami sampaikan ke managemen terlebih dahulu,”jelas Eykel Boy Ginting singkat menjawab menjawab media ini.(amr)
Pekanbaru Pos Riau