Rabu , 29 April 2026

Bupati Bengkalis Dukung Hibah Lahan Kelenteng Hock Hian Kiong

BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Dalam rangka mendukung keberagaman umat beragama, Bupati Bengkalis, Kasmarni mendukung hibah lahan Kelenteng Hock Hian Kiong, Kecamatan Bukit Batu.

Hal itu terungkap saat dilakukan audiensi dengan masyarakat Tionghoa dengan Pemda Bengkalis, Senin (29/9). Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat Tionghoa.

Dalam audiensi tersebut, hadir mantan anggota DPRD Bengkalis sekaligus tokoh masyarakat Tionghoa, Ruby Handoko alias Akok, yang didampingi oleh Anggota DPRD Bengkalis dari Dapil Bukit Batu, Siak Kecil, dan Bandar Laksamana, Cecep Kurniawan. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Kasmarni yang didampingi sejumlah pejabat tinggi daerah, termasuk Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Andris Wasono, Kadis Kominfotik Bengkalis, H Suwarto, Kadis Perhubungan Muhammad Adi Pranoto, serta beberapa Kepala Perangkat Daerah lainnya.

Akok, sebagai juru bicara, menyampaikan aspirasi warga Tionghoa Bukit Batu terkait status lahan Kelenteng Hock Hian Kiong yang saat ini berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Ia berharap agar lahan tersebut dapat dihibahkan kepada pihak kelenteng. Selain itu, ia juga menyampaikan keinginan untuk memanfaatkan lahan di sisi kiri kelenteng, yang berbatasan dengan akses keluar kendaraan dari RoRo Sungai Pakning, untuk membangun komplek Sekolah Buddhis.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Kasmarni menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk menjaga keberadaan Kelenteng Hock Hian Kiong sebagai tempat ibadah yang penting bagi masyarakat Tionghoa. “Kami pastikan eksistensi kelenteng tersebut tetap dapat digunakan sebagai tempat ibadah. Agar tidak muncul persoalan di kemudian hari, kami akan menghibahkan tanah. Jadi tak perlu khawatir,” ujar Bupati Kasmarni.

Bupati Kasmarni juga menginstruksikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang diwakili Kabid Aset, Ikramudin, untuk segera menyelesaikan proses administrasi hibah lahan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menargetkan agar proses hibah ini dapat diselesaikan sebelum akhir tahun 2025.

Terkait usulan pembangunan komplek Sekolah Buddhis, Bupati Kasmarni menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada prinsipnya sangat mendukung inisiatif tersebut. Namun, ia menjelaskan bahwa lahan yang diinginkan saat ini telah masuk dalam master plan Dinas Perhubungan untuk perluasan area pelabuhan RoRo Sungai Pakning.

“Kita tidak bermaksud menghambat, tetapi aset yang dimiliki itu akan kita manfaatkan, sehingga apa yang menjadi harapan Pengurus Kelenteng Hock Hian Kiong ini sepertinya belum dapat kita akomodir,” jelas Bupati Kasmarni.

Sebagai solusi alternatif, Bupati Kasmarni mengusulkan agar pembangunan sekolah tetap dilakukan di area yang berdekatan dengan kelenteng, yaitu di sisi kanan kelenteng yang juga merupakan aset Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Ia meminta pihak kelenteng untuk berkoordinasi secara teknis dengan BPKAD Bidang Aset guna membahas pemanfaatan lahan tersebut.

Audiensi ini diakhiri dengan harapan dari Pengurus Kelenteng Hock Hian Kiong Bukit Batu untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, khususnya dengan Bidang Aset BPKAD, dalam mewujudkan rencana pembangunan sekolah Buddhis. Pertemuan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendukung keberagaman dan memberikan ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkembang dan berkontribusi positif bagi daerah.(Mil)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *