PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) – Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan 223 Jemaah Calon Haji Kabupaten Pelalawan yang diberangkatkan langsung oleh Bupati Pelalawan H Zukri Misran, Ahad dini hari (3/5/2026) di Masjid Agung Ulul Azmi Pangkalan Kerinci.
Namun dibalik seremoni itu, ada satu pesan yang paling menohok, pesan yang bukan sekadar nasihat, tapi pengingat tentang hakikat perjalanan suci ini.
“Jangan terlalu banyak memikirkan beban dunia. Yakinlah, apa yang ditinggalkan biarlah Allah yang menjaganya. Bisa jadi ini adalah haji pertama dan terakhir kita, maka sempurnakan dengan ketulusan hati,”ungkap Bupati.
Kalimat itu menggema di tengah para jemaah, seolah menampar kesadaran bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tapi perjalanan meninggalkan dunia menuju ridha Ilahi.
Sebanyak 223 jemaah yang tergabung dalam Kloter 11 Embarkasi Batam ini diberangkatkan dalam satu rangkaian lima bus, dikawal ketat oleh aparat gabungan.
Dari total tersebut, 212 jemaah berangkat pada gelombang pertama, sementara 11 lainnya menyusul pada keberangkatan berikutnya menggunakan maskapai Lion Air.
Komposisi jemaah terdiri dari 107 laki-laki dan 116 perempuan. Jemaah tertua, Tarih Radin (80) asal Pangkalan Lesung, hingga yang termuda, Wafri Arkana Hanafi (18) dari Pangkalan Kerinci menjadi simbol bahwa panggilan haji melintasi usia, namun tidak semua mendapatkan kesempatan.
Bupati Zukri menegaskan, haji adalah panggilan, bukan sekadar giliran.
“Tidak semua orang dipilih oleh Allah untuk berhaji. Maka luruskan niat, hanya untuk mengharap ridha-Nya,” paparnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, saling tolong menolong, serta memperhatikan jemaah lanjut usia selama perjalanan ibadah.
Rencananya, seluruh jemaah akan diberangkatkan menuju Madinah dari Embarkasi Batam pada 4 Mei 2026 pukul 07.40 WIB.
Di akhir sambutannya, Bupati menutup dengan doa penuh harap. “Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur, diterima seluruh amal ibadahnya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,”katanya dalam doa.
Tampak juga dalam momen pelepasan itu Kakan Kemenhaj Kabupaten Pelalawan H Rizali S. Ag, sejumlah anggota dan ratusan pihak keluarga yang mengantarkan anggotanya yang hendak menunaikan rukun Islam yang kelima itu dengan penuh haru.
Isak tangis dan lambaian tangan menandakan keberangkatan haji bukan hanya meninggalkan tanah air tapi juga meninggalkan keterikatan dunia, menuju perjalanan pulang yang sesungguhnya.(amr)
Pekanbaru Pos Riau