Apresiasi Kinerja Polres Bengkalis
BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis berinovasi dalam menjaga kualitas dan masa depan generasi penerus.
Sebuah video kampanye berdurasi satu menit yang sarat pesan moral dan ajakan tegas resmi diluncurkan.
Melalui media ini, pesan-pesan penting disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, S.T., M.Si., yang ditujukan kepada seluruh elemen pendidikan, mulai dari peserta didik, tenaga pendidik, hingga para orang tua.
Dalam pesannya yang dibalut pantun pembuka khas budaya Melayu, Hadi Prasetyo langsung menegaskan komitmen bersama untuk memutus mata rantai ancaman narkoba yang kini mengintai.
“Pergi ke pasar membeli delima, Singgah sebentar membeli selasih, Wahai anak Bengkalis yang kami cinta, Jauhi narkoba demi masa depan bersih.
Dalam penyampaiannya yang lugas dan berwibawa, Hadi Prasetyo menegaskan bahwa narkoba bukan sekadar masalah individu, melainkan musuh bersama yang mengancam eksistensi dan masa depan daerah.
Zat berbahaya ini dinilai sangat berbahaya karena mampu merusak kesehatan fisik, mental, serta mematikan potensi dan cita-cita generasi muda.
“Menurut Hadi Prasetyo, Bersama ini mengajak seluruh siswa, orang tua, dan guru untuk bersama-sama menjauhi dan memerangi penyalahgunaan narkoba. Ini adalah ancaman serius yang dapat merusak kesehatan dan masa depan generasi muda kita,” tegasnya dalam rekaman pesan tersebut.
Lebih lanjut, Hadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., beserta seluruh jajaran kepolisian. Menurutnya, komitmen dan kerja nyata yang ditunjukkan Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran gelap narkoba sangat luar biasa dan patut didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Atas dedikasi dan ketegasan Kapolres beserta tim, kami ucapkan terima kasih. Langkah nyata ini menjadi benteng kuat menjaga wilayah kita tetap aman dari serangan barang haram,” tambahnya.
Dalam kampanye ini, Kadis Pendidikan membagi pesan khusus kepada tiga elemen utama pendidikan, Kepada Para Pelajar: Dihimbau untuk menjauhi segala bentuk pergaulan buruk dan jerat narkoba. Waktu luang harus diisi dengan kegiatan positif, berprestasi, dan berkompetisi dalam hal kebaikan.
“Fokuslah menuntut ilmu, raih cita-cita setinggi langit, jadilah kebanggaan keluarga dan daerah,” imbaunya.
“Kepada Para Orang Tua: Ditekankan untuk berperan sebagai benteng pertama di rumah. Pengawasan ketat, kehangatan, dan komunikasi yang intens dengan anak sangat diperlukan agar mereka tidak tergelincir ke hal yang keliru.
“Kepada Para Guru disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang memiliki peran vital. Diminta untuk terus menjadi teladan nyata, menanamkan karakter kuat, dan membentuk mentalitas peserta didik agar tangguh menghadapi godaan zaman.
Selain itu, Hadi Prasetyo juga mengingatkan seluruh masyarakat dan warga sekolah agar cerdas dan bijak dalam menyaring informasi. Ia mengingatkan agar tidak mudah terhasut atau percaya pada berita yang belum jelas kebenarannya, baik yang bersumber dari lingkungan sekitar maupun media sosial, demi menjaga persatuan dan kondusivitas daerah.
Di akhir pesan kampanye, Hadi Prasetyo kembali menutup dengan pantun penegas yang penuh harapan, mengajak semua elemen untuk bersatu menjaga keamanan dan kedamaian:
“Burung merpati terbang ke taman, Mari kita jaga persatuan dan keamanan.”
“Mari bersama kita wujudkan Bengkalis yang aman, sehat, damai, bermartabat, maju, sejahtera, dan pastinya Bebas Dari Narkoba,” pungkas Hadi Prasetyo.(Mil)
Pekanbaru Pos Riau