Senin , 24 Agustus 2026

Desa Sukamaju Buktikan Lahan Gambut Berproduktif, Panen Perdana Jagung Hasilkan 7 Ton

BENGKALIS (pekanbarupos.co)– Semangat besar pencapaian swasembada pangan nasional tahun 2026 mulai berbuah manis dan menampakkan hasil nyata di Kabupaten Bengkalis.

Sebuah tonggak keberhasilan pertanian ditorehkan saat panen perdana jagung digelar secara meriah di Lapangan Taurus Jaya, Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan, Selasa (12/5/2026).

Di atas lahan seluas sekitar 2 hektar yang dikelola mandiri oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Restu Bersama, masyarakat membuktikan bahwa lahan gambut pun mampu berproduksi maksimal dengan kerja keras dan sinergi yang kuat.

Kegiatan strategis ini berlangsung penuh semangat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Aritonang, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian, serta Camat Bantan dan jajaran terkait.

Pj Kepala Desa Sukamaju, Sunarto, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas keberhasilan panen ini. Ia mengungkapkan, perjuangan tidak mudah harus dilalui, mengingat penanaman dilakukan di tengah tantangan musim panas ekstrem serta ancaman kebakaran lahan yang meluas. Keterbatasan sarana dan prasarana pun menjadi rintangan, namun tidak menyurutkan tekad warga.

“Awalnya kami sempat ragu, karena saat penanaman cuaca sangat panas dan kebakaran lahan terjadi di mana-mana. Kami pun hanya bermodal alat seadanya, bahkan penyiraman hanya mengandalkan alat semprot manual yang dilakukan pagi dan sore hari. Namun Alhamdulillah, berkat kerja keras bersama, hari ini kita bisa memetik hasilnya,” ungkap Sunarto bangga.

Di samping rasa syukur, Sunarto juga menyampaikan aspirasi mendesak dari para petani. Ia menyoroti lonjakan harga pupuk nonsubsidi yang melonjak drastis hingga mencapai kenaikan Rp200.000 per karung, beban berat bagi 80% warga desanya yang menggantungkan hidup di sektor pertanian.

Ia pun mohon perhatian pemerintah agar dapat menjamin akses pupuk bersubsidi, serta memberikan dukungan pembangunan irigasi guna mendukung rencana pengembangan komoditas cabai ke depan.

Merespons keberhasilan ini, Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, capaian Desa Sukamaju adalah bukti nyata penerapan semboyan luhur: “siapa yang menanam, dialah yang akan memanen”.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis sangat senang dan bangga. Di tengah sorotan isu defisit anggaran dan efisiensi keuangan daerah, justru masyarakat dan BUMDes yang menunjukkan kemandirian luar biasa. Tanpa fasilitas irigasi mewah, hanya bermodal tenaga dan kerja keras mengolah lahan gambut, terbukti bisa menghasilkan 6 hingga 7 ton jagung. Ini adalah bukti ketahanan pangan kita kokoh,” tegas Wabup Bagus Santoso.

Senada dengan hal itu, Wakapolres Bengkalis, Kompol Noak Aritonang, menegaskan komitmen penuh jajaran Polri untuk terus hadir mendampingi masyarakat. Dukungan ini diarahkan guna mencari solusi terbaik dan memastikan kelancaran program ketahanan pangan yang menjadi prioritas utama Pemerintah Pusat di bawah arahan Presiden.

Keberhasilan panen ini menjadi bukti konkret bahwa potensi pertanian di Bengkalis sangat besar, dan dengan sinergi antarinstansi serta semangat gotong royong, target swasembada pangan 2026 dapat diwujudkan hingga ke pelosok desa.(Mil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *