Kamis , 21 Mei 2026
Korban tewas akibat dibunuh oleh pelaku perampokan.(mat)

Rumah Mewah Orang Kaya Bengkalis Dirampok, Pembantu Wanita Dibunuh

Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Langsung Turun Menangkap Pelaku 

Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo saat melakukan interogasi terhadap pelaku Curas.

BENGKALIS (pekanbarupos.co) — Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo bersama team Satreskrim pantas diacungkan jempol. Pasalnya dalam hitungan jam, perampok atau pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di rumah mewah milik Awi warga Jalan Rumbia, Bengkalis, Jumat (8/9) sekitar pukul 08.00 WIB. Al hasil sekitar pukul 14.00 WIB berhasil ditangkap.

Menurut keterangan saksi yang juga merupakan teman korban berada di dalam rumah tersebut, Emma (22) bersama korban Siti R (34). Saat kejadian tersebut, korban hanya berdua dengan Emma. Jadi sekitar pukul 10.30 WIB, pihak Polsek Bengkalis langsung mendapat informasi bahwa telah terjadi perampokan di rumah Awi. Setelah itu, team pun langsung menuju ke TKP untuk mengamankan lokasi karena pelaku masih dalam rumah korban.

Saat kejadian tersebut, pemilik rumah sedang keluar, melainkan hanya dua IRT yang ada. Saat keadaan sepi, pelaku pun berusaha masuk ke dalam rumah secara diam-diam dan berhasil melakukan aksi brigasnya yang mengakibatkan salah seorang IRT tewas.

Mendapat informasi adanya kejadian tersebut, Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo langsung turun tangan memimpin tim taktis untuk masuk ke dalam rumah. Di dahului dengan memberikan peringatan kepada pelaku yang diduga masih bersembunyi di dalam rumah untuk menyerahkan diri. Setelah diberikan peringatan pelaku tidak juga menyerahkan diri, selanjutnya Kapolres beserta personil Polres Bengkalis masuk ke dalam rumah untuk melakukan pencarian terhadap pelaku.

Mendapat info kalau korban berada di dalam kamar pembantu dalam kondisi terbaring yang telah di tutupi kain dan team melakukan pengeledahan di seluruh rumah namun, pelaku tidak ditemukan. Setelah mengamankan TKP, langsung di lakukan olah TKP oleh Sat Reskrim selanjutnya korban dibawa ke RSUD untuk dilakukan otopsi.

Kemudian Kapolres Bengkalis melakukan pengecekan CCTV dengan hasil bahwa diduga pelaku masuk ke dalam rumah sekitar pukul 08.06 WIB. Pelaku sembunyi di tempat genset lalu masuk ke dalam rumah, setelah mendengar suara air dikamar mandi pelaku bersembunyi di balik pintu keluar.

Kemudian korban keluar dari kamar mandi menuju pintu keluar rumah, lalu korban kembali kedepan pintu kamar dan korban menuju pintu keluar lalu terjadi penganiayaan terhadap korban dengan mengikat kaki dan tangan korban menggunakan kabelti.

Lalu korban diseret ke depan kamar korban. pada saat korban berada di depan pintu kamar, korban masih melakukan perlawanan terhadap pelaku namun pelaku terus melakukan penganiayaan dengan menggunakan martil dan sajam (pisau), sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Merasa ketakutan, pelaku bersembunyi di dalam kamar mandi sambil menunggu teman korban, Ema masuk ke kamar korban, lalu setelah itu Ema menghampiri kamar korban, pelaku langsung menyerang Ema dan mengancam akan membunuhnya apabila ia melawan.

Pelaku pun memasukan Erma ke dalam kamar korban, lalu pelaku meminta Ema untuk membantu memasukan mayat korban kedalam kamar.

Setelah itu pelaku menyuruh Ema untuk bersembunyi didalam lemari, setelah itu pelaku bertanya kepada kembali kepada ema “ada pisau” lalu ema mengatakan “disini tidak ada pisau, pisau adanya di dapur.

Mendengar ucapan tersebut, pelaku langsung keluar kamar, setelah pelaku keluar kamar Ema pun langsung berlari keluar rumah menuju kedai kopi Tiam untuk meminta pertolongan.

Dari keterangan teman korban dan beberapa warga yang ada di sekitar lokasi, team menemukan ciri-ciri pelaku. Team pun langsung menyebar dan melakukan pencaharian.

Al hasil, sekitar pukul 14.00 WIB, Sat Reskrim berhasil menangkap pelaku di Jalan Senggoro, Kecamatan Bengkalis. Saat ditangkap, pelaku pun tidak melakukan perlawanan dan hanya bisa pasrah.

Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo kepada wartawan, Jumat (8/9) membenarkan adanya satu pelaku Curas berinisial IM ditangkap. Jadi motif yang dilakukan pelaku ini adalah motif perekonomian.

Karena dari handphone (hp) pelaku saat di lakukan pengecekan oleh penyidik ditemukan banyak tagihan Pinjol dan investasi Kripto dan membuat pelaku nekat melakukan aksinya di siang bolong. Pelaku sekarang sudah ditahan dan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut, terang Kapolres. (mat)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *