Perusahaan Dinilai Lalai Perbaiki Jalan

Warga Desa Sei Langsat Kecamatan menanam pisang di tengah jalan yang rusak.
KUANSING (pekanbarupos.co)–Beberapa pohon pisang ditanam di tengah jalan oleh warga Sei Langsat Kecamatan Pangean belum lama ini.
Aksi penanaman pohon pisang di jalan ini, sebagai bentuk protes warga terhadap infrastruktur penunjang masyarakat yang tak kunjung dibenahi dan terkesan dibiarkan oleh perusahaan.
Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kuansing Jefri Antoni buka suara. Ia menerangkan bahwa jalan yang rusak tersebut merupakan akses utama masyarakat. Kondisi itu sudah terjadi puluhan tahun.
“Warga geram dengan PT Citra yang belum sadar akan tanggungjawab mereka sebagai pengguna jalan itu,” kata Jefri Antoni kepada Pekanbaru Pos kemarin.
Ironisnya lanjut Jefri Antoni, perusahaan telah menggunakan jalan tersebut hampir 20 tahun. Namun sampai saat ini belum ada keseriusan perusahaan untuk memperbaiki jalan tersebut.
“Padahal warga mendambakan perbaikan jalan itu untuk menunjang aktivitas mereka,” tegasnya.
Parahnya, jika turun hujan, jalan tersebut pasti sulit dilalui karena becek. Warga berharap dengan penanaman pohon pisang di tengah jalan rusak itu, perusahaan bakal segera merespon.
“Biasanya, saat warga melakukan aksi, barulah perusahaan mendatangkan alat berat. Dan itu selalu berulang-ulang setiap saat,” katanya.
Politisi Partai Demokrat itu berharap pemerintah daerah serius dalam menanggapi persoalan ini. Jangan nanti masyarakat menjadi korban akibat masalah ini.
“Kita sama-sama tahu, perusahaan selalu mengedepankan pihak aparat untuk menghadapi masyarakat,” tuturnya.
Supaya ini tidak terjadi, anggota Komisi II DPRD Kuansing ini meminta pemerintah daerah daerah tidak main-main dengan perusahaan tersebut. Ia meminta pemerintah memberikan peringatan dan teguran keras.
“Kemana lagi masyarakat mengadu, kalau bukan kepada pemerintah,” tegasnya.
Jefri Antoni juga mempertanyakan komitmen perusahaan terhadap daerah dan masyarakat. Sehingga mereka terkesan hanya mencari untung di negeri jalur ini, tanpa memikirkan warga sekitar.
“Jangan cuma mencari untung saja tanpa mempedulikan aspek-aspek sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.(cil)
Pekanbaru Pos Riau