Minggu , 28 Juni 2026

Kasus Cabul Meningkat, Inhu Degradasi Moral?

Konprensi Pers Perkara Cabul dan Curat di Mapolres Inhu oleh Wakapolres dan Kasat Reskrim didampingi Plh Kasi Penmas.

INHU (pekanbarupos.co) — Mapolres Inhu mencatat, sejak sebulan terakhir tindak pidana Cabul kepada anak dibawah umur dikabupaten Indragiri Hulu (Inhu) cenderung meningkat sehingga ditengarai di kabupaten Inhu ada degradasi (penurunan tingkah laku).

Kapolres Inhu AKBP Dody Wirawijaya melalui Wakapolres Kompol Dwi Wijatmoko didampingi Kasat Reskrim AKP Agung Rama Setiawan dan Plh Kasi Penmas Aipda Misran mengatakan, dibulan Pebruari tahun berjalan tercatat 4 laporan polisi (LP) masuk tahap penyidikan.

Yang paling menonjol diantara empat perkara tersebut tiga diantaranya perkara persetubuhan (cabul) kepada anak dibawah umur.

Sedangkan satu perkara lainnya, yakni perkara pencurian dengan pemberangkatan (curat) kenderaan bermotor di Kecamatan Siberida menyeret 4 orang pelaku dan 2 orang pelaku diantaranya masih dibawah umur.

“Mudahan-mudahan dalam pekan ini satu perkara cabul sudah bisa tahap dua,” sebut Wakapolres Inhu Kompol Dwi Wijatmoko disela Konprensi Pers, Senin (27/2/23) di Rengat.

Parahnya lagi, satu LP Cabul tertanggal 19 Pebruari kemarin dengan korban seorang siswi SD kelas IV di Kecamatan Rengat ‘digarap’ bergantian 6 orang pria bejat dan seorang pelaku inisial SS (16) masih usia dibawah umur. “Untuk perkara ini satu orang tersangka sudah diamankan dsm lima orang tersangka lainnya masuk DPO karena melarikan diri,” terang Wakapolres.

Ditengarai ada degradasi moral di kabupaten Indragiri Hulu, Kasat Reskrim AKP Agung Rama Setiawan tidak membantah dan mengaku belum lama ini persoalan degradasi moral menjadi salah satu topik diskusi Forkopimda bersama Bupati Inhu, disela kopi morning.

Secara psikologi, salah satu pemicu degradasi moral disebabkan penyalahgunaan fungsi gudged yang dengan mudah mengakses informasi dunia maya. “Teknologi sekarang mudah mengakses sesuatu termasuk dunia maya,” Kasat Reskrim mengurai.

Guna menekan penurunan perilaku manusia, Polisi Inhu akan terus mengintensifkan program penyuluhan kepada anak khususnya dilingkungan sekolah. “Kita juga punya rencana membentuk satgas PPA terpadu,” paparnya. (san)

Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Rabu (29/2).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *