Sabtu , 18 April 2026

Camat Bagan Sinembah Buka Pencanangan Crash Polio

Diharapkan Seluruh Penghulu/Lurah Memberikan Informasi kepada Masyarakat

 Ketua PKK Bagan Sinembah saat memberikan vaksin Polio kepada Balita.met

BAGAN BATU (pekanbarupos.co) — Meski saat ini belum ditemukan kasus polio di Bagan Sinembah, namun Pemerintah kecamatan Bagan Sinembah bersama dengan Puskesmas Bagan Batu Kota tetap melaksanakan crash program polio.

Hal ini terbukti dengan dibukanya pencanangan crash polio dengan imunisasi polio di Posyadu Trisno Langgeng kelurahan Bahtera Makmur Kota kecamatan Bagan Sinembah oleh Camat Bagan Sinembah,  Drs Ahmad Atin,  Senin (6/3/2023).

Crash Program Polio adalah bentuk respon untuk mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) polio dengan memberikan imunisasi polio kepada seluruh sasaran anak yang berusia 0-59 bulan (balita) tanpa memandang apakah anak itu sudah atau belum pernah diimunisasi polio.

Metode crash program ini adalah dengan pemberian polio tetes untuk seluruh anak yang berusia 0-4 bulan dan pemberian polio suntik ditambah polio tetes untuk seluruh anak yang berusia 4-59 bulan,

“Crash program polio tetap harus dilakukan. karena kasus yang sama sudah terjadi di Aceh dengan status Kejadian Luar Biasa atau KLB,” ujar Camat Bagan Sinembah,  Drs Ahmad Atin.

Guna meningkatkan partisipasi orang tua agar mengikut-sertakan anaknya untuk mendapatkan imunisasi polio, menurut Camat sosialisasi ke masyarakat terus digencarkan.

Disamping juga Datuk Penghulu dan Lurah diharapkan berperan dalam meneruskan informasi mengenai imunisasi polio ke masyarakat.

Sementara itu Kepala Puskesmas Bagan Batu,  dr Herdiyanto MKM yang dikonfirmasikan secara terpisah melalui ponselnya juga mengatakan, bahwa kegiatan tersebut adalah upaya untuk pencegahan.

” Untuk kegiatan ini vaksin imunisasi Polio dilakukan secara serentak oleh Dinas Kesehatan  Kabupaten Rokan Hilir. Vaksin Polio dilaksnakan mulai 6-12 Maret 2023. Vaksin Polio Bagan Sinembah dilaksnakan di 32 Posyandu dengan jumlah 6000 Balita,” ujarnya.

Menurut Herdi,  bahwa vaksin dilakukan akibat adanya kasus Polio di Aceh dengan jumlah 3 kasus. Dan disebutkan Herdianto, meski sampai saat ini tidak ada kasus Polio, namun karena wilayah Riau berdekatan dengan Aceh yang sedang terjadi kasus Polio maka sebagai daerah terdekat harus tetap waspada dan tidak bisa dianggap sepele.

” Karena virus Polio menyebabkan kelumpuhan pada kaki. Dan oleh sebab itu kita himbau kepada seluruh warga masyarakat yang memiliki anak usia 0-59 bulan diharapkan segera kunjungi posyandu terdekat, ” himbau dr Herdianto MKM.  (met)

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Selasa (7/3).

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *