Minggu , 19 April 2026

Warga Siarang-arang Pujud Resah dan Keluhkan Jalan Rusak

Truk Sawit PKS KASS dan PKS Km-0 Diduga Biang Kerok Kerusakan

Tampak kendaraan truk over kapasitas melintas dijalan antar Kepenghuluan Sukajadi- Siarang-arang dengan kondisi jalan yang hancur alias rusak parah.met

PUJUD (pekanbarupos.co) — Masyarakat Siarang-arang dan sukajadi Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir mengeluhkan kondisi jalan Lintas Sukajadi- Siarangarang yang sulit dilalui masyarakat dikarenakan  rusak parah.

Kerusakan tersebut, menurut informasi dari masyarakat disebabkan akibat banyaknya kendaraan truk besar pengangkut buah kelapa sawit yang lalulalang ke PKS KASS ( Karya Abadi Sama Sejadi) dan PT.Pujud Karya Sawit di km 0 Tanjung Medan.

“Kami warga masyarakat Siarang-arang sangat terdampak akibat jalan rusak ini” kata Warga Siarang-arang Putra kepada awak media Posmetro Rohil Selasa (7/3/2023).

Menurut Putra, Jalan Lintas Sukajadi- Siarang-arang adalah jalan lintas antar kepenghuluan yang bukan kelas jalan truk-truk pengangkut puluhan ton sawit ke PKS.  Ia dan masyarakat meminta ketegasan dari pemerintah desa untuk melarang kendaraan besar melintas di Jalan Lintas Sukajadi- Siarang-arang tersebut.

“Jalan lintas Sukajadi- Siarang-arang ini jalan lintas antar desa, seharusnya kendaraan yang melintas harus disesuaikan. Pemerintah desa harus ada tindakan dan jangan tinggal diam,kasihan masyarakat,” ucap Putra.

Putra menegaskan bahwa masyarakat  tidak melarang mereka untuk membuka usaha RAM maupun PKS, namun mereka harus juga memikirkan dan memperhatikan dampak terhadap kerusakan jalan ini. Mereka harus menyesuaikan kendaraan sesuai kapasitas jalan yang dilewati.

“Namun sebaliknya kami dapat informasi, pemerintah Desa Sukajadi malah memberikan izin melintas terhadap kendaraan pengangkut kelapa sawit yang melebihi kapasitas jalan. Kalau ini benar berarti pemerintah desa telah memihak pengusaha sawit dan tidak memikirkan dampak kerusakan jalan yang berimbas pada masyarakat,” sebut Putra lagi.

Putra mengaku, saat ini banyak masyarakat dan anak- anak sekolah resah dikarenakan banyaknya jalan rusak dan susah dilalui bahkan mobil kecil pun sulit melintas.

“Aktivitas masyarakat sangat terganggu, sementara perusahaan dan pengusaha RAM sesukanya sendiri tanpa memperhatikan keadaan jalan,” kesel Putra.

Senada disampaikan Sahrijal Basri, Semestinya pemerintah Desa Sukajadi harus tegas dan melarang pengusaha atau perusahaan yang menggunakan kendaraan truk over kapasitas itu. Jangan sampai masyarakat marah besar atas kerusakan jalan ini.

“Katanya mereka bentuk satgas, nyatanya mereka hanya perbaiki jalan di kepenghuluan Sukajadi saja tapi yang masuk wilayah siarang-arang tak tersentuh perbaikan,” sebut Basri.

Sementara itu Penghulu Sukajadi Maraganti saat dikonfirmasi awak media, pihaknya membenarkan adanya kerusakan jalan lintas Sukajadi- Siarang-arang tersebut, akan tetapi pihaknya juga tidak ada memberikan izin terhadap kendaraan truk  besar melintas di Jalan Lintas Sukajadi -Siarang-arang.

“Memang musim hujan ini banyak yang rusak. Dan satgas orang itu sudah melakukan perbaikan,” kata Penghulu Sukajadi Maraganti.

Saat ditanya terkait pemberian izin terhadap truk sawit ke PKS, Penghulu menampik bahwa Pihaknya tidak ada memberikan izin, dan itu sudah berjalan sejak sebelum dirinya menjadi penghulu.

“Saya tidak ada memberikan izin, dan sebelum saya jadi penghulu truk-truk  besar itu sudah ada,” kata Penghulu Sukajadi Maraganti.

Penghulu mengatakan jika ada masyarakat yang keberatan tentu pihaknya akan memanggil pengusaha dan PKS untuk dilakukan musyawarah bersama.  Dirinya juga mengaku tidak ada memihak ke pengusaha atau PKS, karena disisi lain masyarakat sukajdi mayoritas petani sawit sehingga aktivitas berjalan seperti biasanya dan saling membutuhkan.

“Karena ada laporan keberatan masyarakat tentu kita akan panggil mereka dan supaya pengusaha dapat menyesuaikan kendaraan lnya sesuai kapasitas jalan,” jelas Penghulu Sukajadi.(met)

 

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Rabu (8/3).

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *