Sabtu , 18 April 2026

Ada Mayat Bayi Terkubur, Lokasinya Perkemahan Jai-jai Raok

Tim Inafis Polres Kuansing dan anggota Polsek Pangean saat melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan mayat bayi di pantai Jai-jai Raok Pangean.

KUANSING (Pekanbaru pos.co) — Warga Desa Padang Tanggung Kecamatan Pangean gempar dengan penemuan mayat bayi yang terkubur di lokasi Bumi Perkemahan Pantai Jai-jai Raok, Senin (6/3) sekira pukul 13.00 WIB.

Penemuan mayat bayi tersebut dibenarkan Kapolsek Pangean Iptu Sony JR. Bahkan, ia memimpin evakuasi terhadap penemuan mayat bayi tersebut.

“Saya dapat laporan pukul 13.00 WIB bahwa ada penemuan mayat bayi,” katanya.

Mendapat laporan itu, kata Kapolsek, pihaknya langsung turun ke lokasi. Di TKP ditemukan sosok mayat bayi yang terkubur separuh badan di dalam tanah di Bumi Perkemahan Pantai Jai-jai Raok.

“Mayat bayi itu berjenis kelamin laki-laki diperkirakan umur dua hari dengan berat sekitar 3,3 kilogram,” katanya.

Diceritakan Kapolsek, penemuan berawal saat anak warga sekitar bermain di sekitar rumahnya dan mencari barang yang tertinggal di Perkemahan Pramuka (Pangean Scout Camp V) di Bumi Perkemahan Pantai Jai-jai Raok.

Selanjutnya, mereka mencium bau busuk dari tempat pembuangan sampah bekas berkemah. Karena penasaran mereka mendekati bau tersebut dan melihat mayat bayi yang terkubur di tanah.

Mereka melaporkan kepada saksi berinisial JK yang duduk di pondok tak jauh dari lokasi.

“Pak ada mayat anak kecil terkubur di lokasi berkemah,” ucap mereka.

Kemudian saksi JK memastikan informasi tersebut, ternyata benar ada mayat bayi yang terkubur separuh badan ke dalam tanah.

“Atas kejadian itu saksi JK melaporkan kepada Kades Padang Tanggung Tamrin, kemudian Kades menghubungi Polsek,” jelas Sony.

Mendapat informasi tersebut, Tim Polres Kuansing dan Polsek Pangean bergegas menuju lokasi dan melakukan olah TKP oleh Tim Inafis.

“Mayat bayi itu dibungkus dan dibawa ambulan Puskesmas ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk diotopsi,” ungkap Sony.

Sementara itu, kasus penemuan mayat bayi tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Pangean.

“Mohon waktu untuk kami selidiki, hingga berita ini diturunkan hasil otopsi mayat bayi tersebut belum dapat di konfirmasi,” tutup Sony.(cil)

Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Rabu (8/3).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *