
Petugas Puskesmas Balai Jaya dan Satreskrim Polsek Bagan Sinembah saat melakukan olah TKP di rumah korban. met
BALAIJAYA (pekanbarupos.co) — Diduga frustasi akibat diputus pacar, seorang pria bernama Dedi Julhanzah (34) alamat Simpang Kayangan Km 37 Balam Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Berdasarkan data yang diperoleh awak media Posmetro Rohil dari Mapolsek Bagan Sinembah menerangkan Peristiwa itu terjadi pada Senin (20/3/2023) malam sekira pukul 20.30 Wib.
Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Jhon Firdaus A.Mk didampingi Kanit Reskrim Iptu Ferlanda Oktora S.Tr.K membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga usai di lakukan visum et repertum dan keluarga juga sudah membuat surat penolakan untuk tidak dilakukan outopsi dan tidak menuntut,” terang Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Jhon Firdaus A.Mk.
Dijelaskan Kompol Jhon Firdaus, kronologi kejadian berawal pada hari Senin (20/32023) sekira pukul 20.30 Wib saksi Amani Darma (adik ipar korban) sedang berada disamping rumah korban dan mendengar korban marah-marah dan tak lama kemudian orang tua korban datang kerumah Amani darma dan tak lama kemudian datanglah adik kandung korban bernama Riswan dan Armani Darma mengatakan coba lihat abg itu uda tidak ada lagi suaranya.
Lalu Riswan mengintip ke kamar korban dan setelah itu Riswan mengatakan sudah gantung diri, kemudian Riswan menendang pintu kamar tersebut namun pintu kamar tersebut tidak terbuka kemudian datanglah Aman Darma mendobrak pintu kamar tersebut dan setelah pintu kamar terbuka Aman Darma melihat korban sudah tergantung.
Selanjutnya Riswan dan Aman Darma menurunkan korban dengan cara memutuskan tali dengan menggunakan pisau selanjutnya pada pukul 21.00 Wib piket Reskrim dan piket SPK Polsek Bagan Sinembah dan Babhin balai jaya mendapat informasi tentang kejadian tersebut selanjutnya bersama-sama dengan tim dari Puskesmas Balai jaya mendatangi TKP guna melihat keadaan mayat melakukan Visum et repertum.
Dan hasil keterangan dokter Puskesmas Balai Jaya bahwa tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.Dijumpai air seni korban pada area celana dalam dan lantai tempat dimana korban tergantung.Dijumpai tangan dan kaki dalam keadaan membiru dan dijumpai mayat dalam keadaan kaku.
“Berdasarkan keterangan para saksi beserta orang tua kandung korban bahwa korban frustasi karena diputusi pacarnya yang mana pacar korban datang kepada korban minta izin akan menikah dengan orang lain sehingga korban mengambil jalan pintas dengan cara gantung diri.”jelas Kapolsek (met)
Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Kamis (23/3).
Pekanbaru Pos Riau